Beranda Peristiwa Komunitas Read Aloud Serang Kampanyekan Budaya Membaca Nyaring untuk Anak

Komunitas Read Aloud Serang Kampanyekan Budaya Membaca Nyaring untuk Anak

Kampanyekan Budaya Membaca Nyaring untuk Anak di Kota Serang (Rasyid/BantenNews.co.id)

SERANG – Komunitas literasi Read Aloud Serang terus mengampanyekan budaya membaca nyaring atau read aloud kepada anak-anak di Kota dan Kabupaten Serang. Komunitas non-profit yang berdiri sejak 2021 ini merupakan bagian dari Read Aloud Indonesia dan fokus mengajak keluarga membangun kebiasaan membaca sejak dini.

Ketua Read Aloud Serang, Ratna, mengatakan metode membaca nyaring mampu menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus relevan bagi anak dan keluarga.

“Read Aloud Serang ingin mempromosikan pengalaman membaca yang menyenangkan melalui metode membacakan nyaring,” kata Ratna, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, komunitas tersebut memiliki visi menumbuhkan budaya literasi di Kota dan Kabupaten Serang agar lahir generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, berempati, dan berbudi pekerti luhur.

Upaya itu dilakukan dengan mengajak masyarakat membiasakan membaca nyaring bersama anak, menyelenggarakan kegiatan literasi kreatif, hingga membangun jejaring relawan literasi.

Selain itu, komunitas tersebut juga mengadakan pelatihan bersertifikat bagi pembaca nyaring serta mendorong penggunaan bahan bacaan yang sesuai usia dan kebutuhan anak.

Ratna menjelaskan, kegiatan membaca nyaring tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca anak, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua. Melalui kegiatan itu, minat baca anak diharapkan tumbuh secara alami.

“Membacakan nyaring cukup dilakukan rutin lima sampai sepuluh menit setiap hari. Dengan teknik yang tepat, kecintaan anak terhadap membaca bisa tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, metode membaca nyaring dapat membantu perkembangan bahasa anak, meningkatkan kemampuan memahami cerita, serta merangsang imajinasi dan kreativitas. Anak juga tidak harus sudah mampu membaca untuk mulai dikenalkan dengan buku.

“Sejak bayi pun anak sudah bisa dikenalkan pada buku melalui gambar dan cerita yang dibacakan orang tua,” katanya.

Baca Juga :  H+1 Lebaran, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Gope di Kota Serang

Dalam menjalankan kegiatannya, Read Aloud Serang juga berupaya memperluas akses buku bacaan anak yang sesuai jenjang membaca. Menurut Ratna, penggunaan buku berjenjang memudahkan anak memahami isi cerita sesuai kemampuan membaca masing-masing.

Ia menambahkan, konsep buku berjenjang saat ini juga telah digunakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam penyusunan buku anak yang ramah digunakan untuk kegiatan membaca nyaring di rumah maupun di kelas.

Melalui gerakan membaca nyaring ini, diharapkan minat literasi masyarakat meningkat serta tercipta budaya imajinasi dan kreativitas di Kota dan Kabupaten Serang.

Penulis: Rasyid
Editor: Usman Temposo