Beranda Peristiwa KMP Safira Nusantara Kandas di Laut Merak, 11 Jam Penumpang Tertahan di...

KMP Safira Nusantara Kandas di Laut Merak, 11 Jam Penumpang Tertahan di Kapal

Kapal Motor Penumpang (KMP) Safira Nusantara dilaporkan kandas di Perairan Merak

CILEGON – Kapal Motor Penumpang (KMP) Safira Nusantara dilaporkan kandas di Perairan Merak. Peristiwa ini terjadi saat hendak sandar di Dermaga 4 Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten.

Penyebab kandasnya kapal milik PT Jembatan Nusantara tersebut diduga akibat tidak berfungsinya lampu pada bouy merah atau lampu pelampung yang berada tak jauh dari Pelabuhan Merak. Akibat peristiwa ini para penumpang tertahan di atas kapal sekitar 11 jam.

Kepala Cabang PT Jembatan Nusantara, Anto Mei Suryono mengungkapkan bahwa peristiwa kandasnya KMP Safira Nusantara tersebut terjadi pada Minggu (20/12/2020) malam sekita pukul 23:50 WIB.





Saat itu kapal usai bertolak dari Pelabuhan Bakahueni Lampung menuju Dermaga 4 Pelabuhan Merak untuk sandar.

“Untuk penyebabnya kita masih cari tahu detailnya karena apa, namun bedasarkan laporan nahkoda kapal kita ngapung-ngapung. Kemudian saat mau sandar di dermaga 4 Pelabuhan Merak, kemungkinan terlalu mepet ke buih dan nyangkut di situ, infonya seperti itu dari nahkoda kapal,” ungkapnya, Senin (21/12/2020).

Anto menuturkan setelah mengetahui informasi kandasnya kapal, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan 2 kapal tugboat untuk melakukan evakuasi. Namun belakangan diketahui proses evakuasi kapal sempat mengalami kendala akibat kencangnya angin yang melanda perairan selat sunda.

“Kita coba sampai jam 3 lebih tug boat 2, kita hampir sampai jam 05:00 WIB masih tidak bisa gerak karena angin kencang di tambah arus selain itu posisi air juga turun, sehingga kita tunda,” terangnya.

Anto menambahkan, bahwa kapal yang mengangkut sebanyak 82 kendaraan campuran tersebut berhasil di evakuasi sekitar pukul 09:00 WIB di dermaga 5 Pelabuhan Merak.

“Pukul 09:00 WIB air sudah mulai pasang jadi bisa ngangkat, dan di evakuasi di dermaga 5. Penumpang aman selama kandas ada konpesasi dari kapal berupa makanan,” ucapnya.

(Man/Red)