Beranda Peristiwa Kisah Pilu Harsali Korban Kebakaran di Lebak

Kisah Pilu Harsali Korban Kebakaran di Lebak

:Anggota BPBD Lebak saat meninjau ulang kebakaran. (foto istimewa)

LEBAK – Kebakaran yang terjadi di Kampung Cikunging, RT 04/RW 05 Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, pada Selasa 31 Mei 2022 lalu menyisakan pilu dan sedih bagi Harsali (55) dan keluarga. Pasalnya, rumah yang ditempati selama puluhan tahun beserta isinya hangus terbakar dalam kejadian kebakaran tersebut.

Harsali, menceritakan jika saat kebakaran, ia bersama istrinya sedang berada di sawah. Lalu datanglah saudaranya yang menyuruh untuk segera pulang karena rumah beserta isinya sudah habis terbakar.

“Saat mendengar kabar rumahnya terbakar sekujur badan saya lemas, dan tidak percaya kejadian itu. Bahkan istri saya langsung menangis, pada saat itu juga kami langsung pulang dan melihat kondisi rumah saya sudah menjadi arang,” kata Harsali, saat dihubungi, Kamis (2/6/2022).

Ia mengatakan, saat ini Harsali beserta istri dan kelima anaknya hanya bisa pasrah dan berharap mendapat perhatian dari pemerintah, sebab kebakaran yang terjadi mengakibatkan semua hartanya ludes tidak tersisa.

“Saya beserta istri hanya bisa bersabar dan ikhlas atas musibah ini. Saya sadar ini adalah nasib saya atas cobaan dari yang Maha Kuasa untuk keluarga saya,” kata Harsali.

Ia menjelaskan, pascakebakaran yang menghanguskan rumah beserta isinya itu, membuat istrinya syok dan masih tidak percaya akan kejadian kebakaran rumahnya.

“Saya dan istri berusaha menenangkan diri masing-masing untuk menerima nasib dan cobaan ini,” ucapnya dengan nada sedih.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki yang langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pantauan ulang sambil memberikan bantuan kedaruratan untuk meringankan beban hidup korban pasca bencana.

“Bantuan logistik sudah diterjunkan malam itu juga, semoga bantuan yang kami salurkan bisa meringankan beban keluarga yang terdampak,” ucap Febby.

Ia menjelaskan, dari hasil asesmen ternyata ada dua rumah yang mengalami rusak berat yakni milik Harsali dan Rumsanah. Sementara dua rumah lainnya yang sebelumnya dilaporkan terdampak tidak mengalami kerusakan.

“Dari kejadian kebakaran itu, hanya rumah Harsali saja yang ludes terbakar, sedangkan rumah milik Rumsanah mengalami rusak berat,” katanya.

(San/Red)