KAB. SERANG – Aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai kinerja Bupati-Wakil Bupati, Ratu Rachmatuzakiyah-M. Najib Hamas (Zakiyah-Najib) dalam setahun memimpin Kabupaten Serang belum optimal.
Hal itu dilontarkan aktivis saat demontrasi di depan Pendopo Bupati Serang, Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan pantauan, puluhan massa aksi akhirnya ditemui oleh Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas.
Terkait penilaian itu, Najib mengakui kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang selama satu tahun masa kepemimpinan belum berjalan maksimal.
Namun, ia menegaskan, berbagai program pembenahan yang dijalankan pemerintah daerah saat ini masih berada pada tahap fondasi dan akan terus diperkuat dalam lima tahun masa jabatan.
“Kalau belum maksimal, iya. Karena kami bekerja untuk lima tahun. Tahun pertama ini merupakan anak tangga awal yang kami upayakan bersama seluruh masyarakat,” kata Najib.
Menurutnya, pemerintah daerah saat ini fokus membangun fondasi dasar untuk memperbaiki berbagai sektor pelayanan dan pembangunan.
Ia mengklaim langkah-langkah yang dijalankan Pemkab Serang sudah berada di jalur yang tepat.
“Fondasi dasar untuk pembenahan ini sudah on the track. Ini juga terlihat dari berbagai penilaian yang muncul,” ujarnya.
Najib juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang menyampaikan kritik terhadap jalannya pemerintahan. Ia menilai, sikap kritis mahasiswa merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang penting dalam pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa. Mahasiswa memang harus bersikap seperti itu sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Meski mengakui kritik yang disampaikan cukup tajam, Najib menilai, masukan tersebut justru menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Masukan yang kritis tetapi solutif itu menjadi vitamin bagi kami semua untuk meningkatkan sinergi dan memperbaiki kinerja ke depan,” tegasnya.
Aksi mahasiswa tersebut menjadi sorotan karena berlangsung bertepatan dengan evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang.
Sejumlah peserta aksi menyoroti berbagai persoalan pembangunan, pelayanan publik, hingga realisasi program kerja yang dinilai belum memenuhi harapan masyarakat.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
