Sosok Adhitya Angga Pratama
Lahir di Bekasi pada 29 April 1988, Adhitya Angga Pratama sudah mengenal panggung sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia meraih Juara 1 Pop Singer tingkat SD se-Kabupaten Serang pada 1999—sebuah pertanda awal dari perjalanan panjang yang kelak mempertemukan dunia musik dengan dunia komunikasi institusi. Lebih dari dua dekade kemudian, kedua dunia tersebut menyatu dengan harmonis di tangannya.
Bernyanyi dan Bermusik Sejak SD: Ketika Hobi Menjadi Strategi
Angga sudah menunjukkan bakat bermusik sejak usia dini. Setelah meraih Juara 1 Pop Singer tingkat SD se-Kabupaten Serang, ia dipercaya menjadi delegasi kabupaten dalam Porseni SD tingkat Provinsi Jawa Barat pada 1999. Perjalanan musikalnya terus berlanjut dengan menorehkan berbagai prestasi, antara lain Juara 1 Pop Singer tingkat SMP se-Kabupaten Serang (2002), The Best Guitar Festival Band tingkat SMA di Puspiptek Tangerang (2003), hingga The Best Guitar Festival Jawara Band Banten (2004).
Rekam jejak tersebut berlanjut hingga masa kuliah melalui Activa Band, yang bahkan dipercaya menciptakan serta menyanyikan jingle Pilkada Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Provinsi Banten.
Bagi Angga, pengalaman panjang itu bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan fondasi dari keyakinannya terhadap kekuatan musik sebagai alat komunikasi.
“Dari pengalaman saya yang sudah bermusik sejak kurang lebih tahun 2000, banyak sekali kampanye atau komunikasi persuasif yang dilakukan menggunakan metode musik. Jadi, musik saya anggap efektif untuk mengampanyekan program komunikasi lembaga atau institusi. Terlebih jika berbicara tentang Hits and Green Band, target pasarnya adalah sivitas akademika yang didominasi mahasiswa dengan minat musik yang tinggi.”
Dari Staf hingga Ketua Pokja: Satu Dekade Membangun Humas Untirta

Angga bergabung dengan Humas Untirta sebagai staf pada 2013, setelah sebelumnya bertugas di bagian Kemahasiswaan Untirta sejak 2011. Ia meniti seluruh jenjang karier dari bawah: staf (2013–2020), Subkoordinator Humas dan Protokol (2021–2023), hingga dipercaya sebagai Ketua Pokja Humas Untirta sejak 2024. Alumnus S1 Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas FISIP Untirta ini juga berhasil menyelesaikan studi S2 Magister Ilmu Komunikasi di kampus yang sama pada 2022.
Di bawah kepemimpinannya, Humas Untirta berkembang menjadi salah satu unit kehumasan perguruan tinggi paling berprestasi di tingkat nasional. Ketika ditanya mengenai perubahan paling membanggakan selama satu dekade berkarier, Angga menjawab dengan rendah hati:
“Secara pribadi, saya merasa tidak banyak berubah; lingkungan dan jaringan saja yang semakin luas. Prestasi yang diraih adalah buah dari kemauan untuk terus belajar, berkomunikasi, menjaga silaturahim, bekerja keras, bekerja sama, dan berdisiplin. Dari sisi institusi, Untirta semakin dikenal, jumlah pendaftar mahasiswa baru terus meningkat, dan banyak hal positif terjadi ketika kampus serius mengelola kehumasannya. Prestasi inilah yang membuat organisasi terus tumbuh, kepercayaan publik meningkat, serta sustainability kampus terjaga untuk bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia.”
Puluhan Penghargaan: Rekam Jejak yang Bicara Sendiri
Perjalanan karier Angga dan Humas Untirta diwarnai deretan penghargaan bergengsi. Secara pribadi, ia meraih predikat Insan Humas Terpopuler pada Anugerah Humas Diktiristek Kemendikbudristek (2021), Tenaga Kependidikan Berprestasi dalam rangka Hardiknas Untirta (2022), serta Bronze Winner Insan ESG pada Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026.
Dampak terbesar kepemimpinannya terlihat dari capaian kolektif Humas Untirta. Sepanjang 2021–2025, tim kehumasan ini konsisten membawa pulang penghargaan nasional:
Tahun 2021: Terbaik 2 Kategori Unit Layanan Terpadu (ULT), Terbaik 3 Kategori Siaran Pers dan Konferensi Pers, serta Harapan 1 Kategori Media Sosial dalam Anugerah Diktiristek.
Tahun 2022: Tiga Silver Winner sekaligus untuk Kategori Media Sosial, Laman, dan Siaran Pers, serta Bronze Winner untuk Kategori ULT.
Tahun 2023: Gold Winner Kategori Laman PTN BLU dan ULT PTN BLU dalam Anugerah Humas Diktiristek, Bronze Winner Kategori Majalah, serta penghargaan sebagai Pemenang Indonesia Government Award dan IDEAS Award Humas Indonesia.
Tahun 2025: Gold Winner Anugerah Diktisaintek Kategori ULT Tingkat Nasional, Silver Winner Kategori Media Sosial dan Laman, Bronze Winner IDEAS Humas Indonesia Kategori Layanan Inklusi, serta Bronze Winner PPID Utama Terbaik Anugerah Humas Indonesia.
Hits and Green Band: Inovasi yang Menyanyikan Nilai-Nilai ESG

Di balik berbagai pencapaian tersebut, Angga mencetuskan sebuah inovasi unik bernama Hits and Green Band. Diluncurkan pada 23 September 2024, band resmi Untirta ini berawal dari musikalisasi puisi Rektor Untirta, Prof. Fatah, yang kemudian bertransformasi menjadi platform komunikasi ESG (Environmental, Social, and Governance) berbasis musik yang pertama di perguruan tinggi Indonesia.
Sebagai vokalis utama, Angga turut membawakan 10 lagu orisinal bermuatan pesan tata kelola, lingkungan, dan sosial. Hits and Green Band telah tampil di 9 acara strategis kampus, mendistribusikan karyanya melalui Spotify, YouTube, TikTok, Instagram, hingga WA Musik, serta mengantarkan Angga menjadi narasumber siniar (podcast) Curvatex dan siaran radio RRI.
“Musik dimanfaatkan sebagai alat komunikasi persuasif untuk menyuarakan isu-isu tata kelola, nilai-nilai kampus, etika bersikap, hingga isu lingkungan dan sosial.”
Pesan untuk Sesama Tenaga Kependidikan: Niat, Strategi, Aksi

Kepada rekan-rekan tenaga kependidikan yang ingin berinovasi namun masih ragu, Angga membagikan tiga kunci utama berdasarkan pengalamannya:
“Pertama, niatkan untuk melakukan hal yang positif. Kedua, susun strategi yang matang. Ketiga, yang paling penting adalah aksi. Rencana dan strategi tidak akan berarti tanpa eksekusi nyata. Setelah beraksi, kita harus bertanggung jawab menuntaskan apa yang sudah dicanangkan.”
Ia juga menekankan pentingnya riset, evaluasi, dan koordinasi dengan pimpinan agar inovasi yang dibuat selaras dengan visi bersama institusi. Di balik semua pencapaiannya, ada satu prinsip hidup yang senantiasa ia pegang teguh:
“Saya diajarkan untuk terus menjaga silaturahim dan berbuat baik kepada sesama agar mendatangkan kebermanfaatan. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, dan lebih bersyukur lagi jika bisa bermanfaat bagi orang banyak.”
Dari seorang juara lomba menyanyi di Serang hingga meraih Gold Winner Anugerah Diktisaintek tingkat nasional, perjalanan Adhitya Angga Pratama membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan konsistensi serta dedikasi tinggi mampu menciptakan dampak melampaui batas jabatan dan titel.
“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Lebih bersyukur lagi bila bisa bermanfaat untuk orang banyak.” ***
