Beranda Kesehatan Keterbatasan Plasma Konvalesen, RSDP Berikan Kepada Pasien Gejala Berat

Keterbatasan Plasma Konvalesen, RSDP Berikan Kepada Pasien Gejala Berat

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar kegiatan donasi plasma konvalesen dengan mengajak para karyawan yang pernah positif virus Covid-19.

SERANG – Seiring meningkatnya kasus pasien Covid-19, kebutuhan Plasma Konvalesen pun meningkat. Namun hingga kini ketersediaan Plasma Konvalesen di RSUD dr. Dradjat Prawinegara (RSDP) Serang masih terbilang sedikit.

Donor Plasma Konvalesen yang didonorkan oleh penyintas Covid-19 dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19 yang sedang dirawat.

Humas RSDP Serang, drg Khoirul Anam mengatakan keterbatasan persediaan Plasma Konvalesen dikarenakan sulitnya menemukan penyintas Covid-19 yang bersedia mendonorkannya.

“Untuk menjadi donor plasma ada persyaratannya lumayan banyak selain itu pasien juga ada yang masih enggan. Yang tidak biasa donor pasti ada rasa ketakutan, itu manusiawi,” ujarnya pada BantenNews.co.id, Senin (12/7/2021).

Namun, Anam juga menyebutkan beberapa waktu lalu para penyintas Covid-19 ada yang bersedia mendonorkan Plasma Konvalesen.

“Pasien post Covid ada yang bersedia kemarin-kemarin kita sudah melakukan pengambilan plasma di RSDP bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang,” lanjut Anam.

Dengan adanya keterbatasan persediaan Plasma Konvalesen, RSDP Serang memberikan Plasma Konvalesen kepada pasien secara selektif yaitu berdasarkan dari gejala yang diderita oleh pasien Covid-19.

“Plasma Konvalesen ada tapi masih selektif karena ketersediaannya sedikit. (Kondisi pasien yang dapat donor) Yang sudah berat kebanyakan yang sudah di ICU dengan persetujuan keluarga,” jelas Anam.

Selain keterbatasan pendonor Plasma Konvalesen, untuk pengelolaan Plasma Konvalesen tidak bisa dilakukan di PMI Kabupaten Serang melainkan dikelola oleh PMI Tangerang yang memiliki peralatan pengelolaan Plasma Konvalesen.

“Stok tidak ada, kalau butuh baru nyari karena susah, yang butuh banyak di RS lain juga yang donor terbatas orangnya. Itupun pengolahannya di PMI Tangerang,” kata Anam.

Dilansir dari plasmakonvalesen.covid19.go.id, para penyintas Covid-19 dapat mendaftarkan diri menjadi pendonor Plasma Konvalesen dengan mengisi formulir pendaftaran di laman situs tersebut atau langsung datang ke Unit Donor Darah (UDD) PMI yang bisa menerima untuk donor Plasma Konvalesen.

Seseorang dapat memberikan plasma setiap 14 hari sekali sehingga dalam satu bulan, plasma dapat diambil sebanyak 2 kali. Namun, hal ini akan bergantung dari kandungan antibodi yang ada pada plasma pendonor.

Adapun kriteria untuk menjadi pendonor Plasma Konvalesen yaitu ada riwayat konfirmasi positif Covid-19 dalam 3 bulan terakhir, sehat tanpa penyakit penyerta, sudah dinyatakan bebas Covid-19 (Negatif) dengan hasil PCR negatif atau telah sembuh (bebas gejala) minimal selama 14 hari, usia pendonor adalah 18-60 tahun, memiliki berat badan minimal 55 kg, diutamakan pria, untuk perempuan diutamakan belum pernah hamil, tidak menerima transfusi darah selama 6 bulan terakhir, dan menyatakan bersedia untuk menjadi pendonor. (Nin/Red)