LEBAK – Delapan jemaah haji asal Kabupaten Lebak pulang lebih cepat ke Indonesia melalui mekanisme tanazul setelah kondisi kesehatan mereka menurun usai menyelesaikan rangkaian ibadah haji wajib di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lebak, Halimatussadiah mengatakan, pihaknya mengusulkan pemulangan lebih awal demi menjaga keselamatan para jemaah, terutama yang berusia lanjut dan mengalami gangguan kesehatan.
“Jemaah yang kondisi kesehatannya menurun kami usulkan untuk pulang lebih cepat. Apalagi sebagian sudah berusia lanjut. Yang penting seluruh rangkaian ibadah hajinya telah selesai dilaksanakan,” kata Halimatussadiah, Jumat (12/6/2026).
Halimatussadiah menjelaskan, petugas memulangkan delapan jemaah tersebut dalam dua gelombang. Dua jemaah berangkat lebih dulu pada 5 Juni, sedangkan enam lainnya menyusul pada 7 Juni 2026.
Seluruh jemaah yang mengikuti program tanazul berasal dari Kloter JKB 18. Saat ini mereka sudah berada di Indonesia. Beberapa jemaah sempat menjalani perawatan medis setelah tiba di tanah air, namun kondisi mereka kini membaik dan sudah kembali ke rumah masing-masing.
Selain itu, Kemenhaj Kabupaten Lebak juga mengajukan dua jemaah lain dari Kloter JKB 22 untuk mengikuti skema tanazul.
“Salah satunya mengalami cedera akibat terjatuh saat hendak menaiki bus. Demi keselamatan dan kenyamanan, kami mengusulkan agar yang bersangkutan bisa pulang lebih awal,” ujarnya.
Sementara itu, jemaah haji asal Lebak lainnya masih berada di Makkah untuk menjalankan sejumlah ibadah sunah sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah. Mereka juga akan mengikuti rangkaian ibadah Arbain dan kegiatan ziarah pada pertengahan Juni.
Untuk jadwal kepulangan reguler, Kloter JKB 18 dijadwalkan tiba di Indonesia pada 26 Juni 2026. Adapun Kloter JKB 22 akan tiba dua hari kemudian, yakni pada 28 Juni 2026.
Data Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 751 jemaah haji asal Lebak berangkat pada musim haji 2026. Namun satu jemaah dari Kloter JKB 18 meninggal dunia di Tanah Suci, sehingga jumlah jemaah yang akan kembali ke Kabupaten Lebak menjadi 750 orang.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
