Beranda Pemerintahan Kepala BKN Pimpin Apel di Kota Serang, Ini Pesannya!

Kepala BKN Pimpin Apel di Kota Serang, Ini Pesannya!

Wali Kota Serang Budi Rustandi beserta jajaran berfoto bersama Kepala BKN Arif Fakrulloh di Puspemkot Serang.

SERANG – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh memimpin apel Hari Kesadaran Nasional di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar merespons keluhan masyarakat dengan cepat dan memberikan solusi.

Kehadiran Zudan menjadi momen istimewa bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Kota Serang menjadi instansi pemerintah daerah pertama di Provinsi Banten yang apel paginya dipimpin langsung oleh Kepala BKN.

Apel dalam rangka Hari Kesadaran Nasional tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan surat keputusan kenaikan pangkat dan pensiun ASN. Pemkot Serang turut menandatangani kesepakatan bersama dengan PT Taspen (Persero) terkait penambahan jaminan perlindungan bagi pegawai.

Usai memimpin apel, Zudan menyempatkan diri menyapa para pegawai yang berbaris di lapangan. Ia bersalaman dan melayani permintaan foto bersama dari sejumlah ASN.

Dalam amanatnya, Zudan mengapresiasi komitmen Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur. Menurutnya, kerja sama dengan Taspen menjadi salah satu langkah untuk memberikan perlindungan tambahan kepada pegawai.

“Kalau sudah ada kerja sama seperti ini, tanda-tandanya hilalnya mulai kelihatan. Wali Kota ingin meningkatkan kesejahteraan melalui penambahan jaminan,” kata Zudan.

Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Zudan mengingatkan bahwa Kota Serang memiliki tanggung jawab besar sebagai ibu kota Provinsi Banten. Status tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat dan mudah.

Ia menilai keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk lambat melakukan pembenahan. Menurutnya, Pemkot Serang memiliki kemampuan menggerakkan masyarakat untuk mendorong perubahan di daerah.

“Walaupun APBD-nya tidak besar-besar amat, tapi di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota itu bisa menggerakkan masyarakat berbenah yang jauh lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Sanksi Tegas ASN Jika Bolos Awal Masuk Kerja Pasca Lebaran

Zudan juga meminta ASN belajar dari perkembangan industri swasta yang terus mempermudah layanan bagi masyarakat. Saat ini, berbagai kebutuhan dapat dipenuhi dari rumah melalui layanan digital.

“Industri di luar sudah bisa belanja dari rumah, mengirim uang dari rumah. Maka saya ajak ASN di sini bisa menyelesaikan masalah di masyarakat dengan layanan yang cepat dan mudah,” katanya.

Ia menegaskan, setiap pemerintah daerah pasti menghadapi persoalan. Hal terpenting adalah kemampuan aparatur merespons setiap keluhan dan mencari penyelesaian yang tepat.

“Kuncinya adalah setiap keluhan harus direspons cepat. Semua daerah ada masalah, kuncinya adalah setiap masalah direspons cepat untuk diberikan solusi,” tegasnya.

Apresiasi Digitalisasi Manajemen ASN

Dalam kesempatan tersebut, Zudan turut menyinggung capaian Digitalisasi Manajemen ASN (DMS) Pemkot Serang yang meraih nilai tertinggi di Regional III Jawa Barat-Banten.

Ia menilai capaian itu menunjukkan adanya komitmen aparatur untuk terus berkembang. Namun, prestasi tersebut perlu diikuti perubahan perilaku kerja dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang kita butuhkan sekarang bukan ASN yang sempurna, tapi ASN yang mau belajar, mau berubah, dan ingin maju,” ujar Zudan.

Menurutnya, ASN tidak harus selalu sempurna dalam menjalankan tugas. Mereka harus memiliki kemauan untuk belajar, beradaptasi, dan memperbaiki cara kerja agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Budi Rustandi Siapkan Konsolidasi Pejabat

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan terima kasih atas arahan dan perhatian Kepala BKN terhadap pembenahan birokrasi di Kota Serang.

Budi sependapat bahwa kemajuan daerah membutuhkan ASN yang memiliki kemauan dan ketulusan dalam bekerja. Ia menilai komitmen aparatur menjadi modal penting untuk menjalankan program pemerintah daerah.

“Tidak harus ASN itu sempurna, tapi ASN yang mempunyai keinginan untuk berbuat, punya niatan yang tulus bersama saya memajukan Kota Serang mengawal visi misi saya dan Pak Agis,” kata Budi.

Baca Juga :  Harga Pangan Terdampak MBG, DPRD Banten Minta Pemprov Turun Tangan

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, Budi berencana mengumpulkan para lurah, camat, dan pejabat eselon II. Pertemuan itu bertujuan menyamakan langkah sekaligus memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai aturan dan program prioritas pemerintah.

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan dalam menangani aduan warga. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pemerintah yang tanggap terhadap persoalan yang mereka hadapi.

“Beliau menyampaikan arahan bahwa keinginan presiden adalah para ASN ini bekerja dan merespons cepat segala keluhan, agar permasalahan di masyarakat cepat selesai,” ujarnya.

Budi berharap seluruh ASN menerapkan arahan tersebut dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan begitu, pembenahan birokrasi tidak hanya terlihat dari capaian administrasi, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat dan mudah.

Kunjungan Zudan diharapkan menjadi momentum bagi Pemkot Serang untuk memperkuat kedisiplinan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Tim Redaksi