Beranda Politik Kemelut PPP Banten, DPW dan DPC Cilegon Ogah Akui Plt

Kemelut PPP Banten, DPW dan DPC Cilegon Ogah Akui Plt

Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin dan Ketua DPC PPP Cilegon, Sahruji. (Ist)

CILEGON – Penunjukkan Baihaki Sulaiman sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono pada akhir Januari lalu menuai reaksi keras di jajaran pengurus PPP Banten.

Informasi yang dihimpun, sejumlah pengurus DPW PPP Banten segera bergerak dengan melakukan pertemuan bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin sebelum akhirnya mengambil sikap.

“Sikap kita sudah jelas, bahwa langkah mereka (DPP PPP) itu tidak sesuai dengan apa pun. Baik itu dengan AD/ART partai, dengan PO, pokoknya nabrak semuanya. Dan langkah mereka itu sudah menyalahi komitmen dengan Kementerian Hukum, dimana pada saat islah dua kubu (Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto) itu diamanahkan tiga hal. Pertama soal penyempurnaan AD/ART, kedua mengisi pengurus harian termasuk Mahkamah Partai, ketiga melarang adanya Muswil, Muscab, Plt, apalagi adanya PAW, jadi nabrak semua,” ungkap Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Mantan Wakil Walikota Serang ini juga tak menampik kondisi kebingungan pihaknya yang dihadapkan dengan pengambilan kebijakan DPP yang menurutnya telah mengabaikan berbagai aturan di internal partai berlambang Ka’bah tersebut.

“Setelah melalui sejumlah pertemuan dan obrolan kami dengan Sekjen DPP, intinya sikap kami akan melawan (keputusan penunjukkan Plt-red). Seyogyanya bereskan dulu di tingkat DPP, barulah bicara di tingkat DPW dan DPC. SK Kementerian Hukum terbaru itu kan ada 6 orang, masing-masing 3 orang dari tiap kubu. Dia 3 kita 3. Nah 3 orang yang dari kita ini tidak pernah diajak ngobrol, sementara mereka jalan. Kita bingung menghadapi orang yang tidak mengerti organisasi, seperti anak kecil jadinya. Kita tetap menolak Plt, kecuali Sekjen yang menandatangani (SK Plt),” imbuhnya.

Baca Juga :  PPP Cilegon Segera Bahas PAW Deri Muhlisin

Sementara itu Ketua DPC PPP Cilegon, Sahruji secara terang-terangan dan terbuka, mengungkapkan sikap penolakannya atas penunjukkan Baihaki Sulaiman sebagai Plt Ketua DPW PPP Banten.

“Saya secara pribadi dengan tegas menyatakan tidak mengakui penunjukkan Plt itu. Saya tidak menganggap itu apa-apa. Bahkan saya pun tidak siap dipimpin oleh saudara Baihaki. Sebagai bentuk perjuangan, saya pilih melawan dengan segala konsekuensinya,” ucap Sahruji dengan nada tegas.

Sayangnya hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan apa pun dari Baihaki Sulaiman kepada wartawan yang telah mencoba menghubunginya di beberapa nomor telepon yang dalam keadaan tidak aktif.

Penulis : Gilang Fattah
Editor: Wahyudin