Beranda Pemerintahan Kecewa Kinerja WH-Andika, Mahasiswa Demo di Serang

Kecewa Kinerja WH-Andika, Mahasiswa Demo di Serang

503
0
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Serang menggelar aksi unjukrasa di Perempatan Lampu Merah Boru, Curug, Kota Serang, Senin (26/10/2020).

SERANG – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Serang menggelar aksi unjukrasa di Perempatan Lampu Merah Boru, Curug, Kota Serang, Senin (26/10/2020).

Mereka menuntut Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) segera merealisasikan janji-janji kampanye yang sampai sekarang belum terlaksana.

Pantauan di lapangan, aksi tersebut digelar tepat di tengah perempatan lampu merah. Akibatnya, arus lalulintas pun akhirnya menjadi tersendat, sehingga aparat kepolisian pun harus mengurai lalulintas.



Misbah salah satu massa aksi mengaku, demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidim Halim(WH)-Andika Hazumy yang belum memenuhi janji politiknya. Pasalnya, sejak dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur WH-Andika telah menyampaikan sejumlah janji-janjinya.

“Terhitung usia kepemimpinan WH-Andika sudah 42 bulan. Tentu hal ini seharusnya sudah mencapai titik untuk bisa menanamkan benih kebaikan. Ternyata Gubernur Banten hanya membangun citra wajah alim,” kata Misbah.

Ia mencontohkan, salah satu janji yang tidak terlaksana yaitu penurunan angka kemiskinan di Banten, bahkan semakin meningkat.

Berdasarkan hasil survei ekonomi nasional pada Maret 2020 angka kemiskinan mencapai 5,92 persen. Mengalami peningkatan 0,98 poin dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,94 persen. Kemudian juga terkait penanganan pandemi Covid-19 yang belum optimal.

“Lagi-lagi janji WH-Andika untuk menuntaskan kemiskinan di Banten belum mampu dan belum maksimal dengan saat janji kampanye politiknya,” ujarnya.

Jika kondisi tersebut terus terjadi, kata dia, maka Kumala menyatakan sikap WH-Andika telah gagal memimpin Banten. Pihaknya juga menuntut agar gubernur melakukan sejumlah hal.

“Evaluasi janji kampanye. Alokasikan anggaran Covid-19 untum kebutuhan masyarakat. Ciptakam lapangan pemerjaan bagi masyarakat lokal Banten dan kurangi tenaga kerja asing di Banten,” katanya.

(Mir/Red)