SERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang diperoleh dari kegiatan reses di enam kecamatan.
Dalam agenda serap aspirasi tersebut, persoalan jalan rusak dan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi keluhan dominan yang disampaikan warga.
Wakil Ketua I DPRD Kota Serang, Roni Alfanto menegaskan, pihaknya secara serius menerima aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya penerangan jalan.
“Memang banyak aspirasi masyarakat yang menginginkan jalan-jalan di Kota Serang dilengkapi dengan penerangan jalan umum. Hal ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan warga di berbagai wilayah,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Menurut Roni, keberadaan PJU bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut aspek keamanan dan keselamatan warga saat beraktivitas di malam hari.
DPRD Kota Serang berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut agar masuk dalam pembahasan perencanaan dan penganggaran bersama Pemerintah Kota Serang.
Selain PJU, kondisi sejumlah ruas jalan lingkungan dan jalan penghubung antarwilayah yang mengalami kerusakan turut menjadi perhatian serius parlemem.
Infrastruktur jalan dinilai berpengaruh langsung terhadap mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di tingkat lingkungan.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut telah dicatat dan akan diperjuangkan dalam forum pembahasan anggaran daerah. DPRD Kota Serang memastikan setiap usulan masyarakat akan dikaji berdasarkan skala prioritas dan urgensi di lapangan.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia mengakui bahwa keluhan masyarakat di hampir setiap kecamatan memiliki pola yang seragam.
“Kalau saya melihat sekilas, aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan perbaikan jalan dan PJU. Hampir di setiap kecamatan, dua hal ini yang paling dominan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil reses DPRD akan diinventarisasi dan dibahas bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
Untuk perbaikan jalan, Pemkot Serang saat ini masih berada pada tahap awal perencanaan, mengingat tahun anggaran baru berjalan.
Realisasi fisik diperkirakan mulai sekitar Maret dengan mempertimbangkan kondisi cuaca agar pelaksanaan tidak terkendala musim hujan.
Adapun kebutuhan PJU berdasarkan pemetaan sementara mencapai lebih dari 10 ribu titik di seluruh wilayah Kota Serang.
Angka tersebut merupakan total usulan yang masuk dan masih akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
“Realisasinya akan ditentukan berdasarkan skala prioritas dan urgensi di lapangan. Untuk angka finalnya masih dalam pembahasan,” ujarnya. (*)
