Beranda Gaya Hidup Katakan Selamat Tinggal Pada Hal Ini Jika Usiamu Menginjak 25 Tahun

Katakan Selamat Tinggal Pada Hal Ini Jika Usiamu Menginjak 25 Tahun

57
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Pada usia 25 tahun bisa jadi penanda fase hidup yang selanjutnya. Banyak generasi millenial yang sudah menikah dan memiliki momongan, sementara yang lain masih sibuk meniti karir. Apapun pilihan hidupnya, usia seperempat abad adalah tanda bahwa kita harus jadi lebih dewasa sebagai seorang pribadi.

Oleh sebab itu kamu harus tahu, di usia 25 tahun ini ada sederet hal yang harus mulai ditinggalkan. Apa saja? Berikut seperti dilansir IDN Times.

1.Teman datang dan pergi, itu sudah yang wajar dan biasa

Teman datang dan pergi sudah jadi hal yang biasa. Entah itu karena kalian tak lagi cocok dengan visi dan misi satu sama lain. Atau memang jarang bertemu dan menghilang dengan sendirinya. Jika hal ini yang dialami, gak perlu khawatir. Ini adalah bagian dari seleksi alam. Mereka yang memang sahabat sejati bakal tetap tinggal, sementara toxic friend memang sebaiknya ditinggalkan.

2.Katakan selamat tinggal pada borosnya keuanganmu, ada cicilan dan biaya hidup yang mulai harus dipikirkan

Jika selama ini kamu selalu sesuka hati menghabiskan uang gaji untuk memenuhi keinginan, maka kini saatnya untuk berhenti melakukannya. Alokasikan dana sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan. Pasalnya, mulai ada cicilan, tabungan dan biaya hidup yang harus dipikirkan di usiamu yang makin matang.

3.Gak bisa punya waktu seluang dulu lagi, kamu ada tanggungan pekerjaan

Harus diakui, waktumu tak bisa sebebas dulu lagi. Dulu, kamu masih bisa nongkrong dengan teman hampir setiap waktu. Sekarang, hampir sebagian besar waktumu tersedot untuk pekerjaan. Sisanya, harus dibagi dengan keluarga, teman, dan diri sendiri. Jadi, usia yang mulai dewasa ini kamu juga harus bisa menggunakan waktu secara bijak.

4.Ucapkan selamat tinggal pada emosi yang meledak-ledak

Jika sewaktu muda kamu bisa bebas melampiaskan emosi, maka sekarang tidak lagi. Pertambahan usia menuntutmu untuk bisa mengelola emosi secara benar. Contoh kecilnya, gak perlu baper atau sensitif berlebihan ketika sedang bercanda dengan teman kerja atau ditegur atasan.

5.Gak bisa seenaknya ngomong, semua harus dipikir dulu secara matang

Berkaitan dengan poin di atas, sekarang kamu juga perlu menempatkan posisimu sebagai orang lain. Jangan mementingkan diri sendiri dengan mengatakan apa yang ingin kamu katakan. Pikir dulu secara matang sebelum melontarkan kalimat supaya tak ada pihak yang tersakiti.

6.Gak bisa seenaknya posting di medsos, kamu harus bisa memilah mana yang hanya bisa dikonsumsi pribadi dan bisa dibagi dengan orang lain

Dulu, mungkin kamu bisa bebas posting di media sosial. Bebas mengupdate status atau mengunggah foto-foto sesuai keinginanmu. Tapi sekarang kamu perlu selektif. Pilah mana yang hanya bisa dibagi dengan orang lain dan mana yang perlu disimpan. Selain itu, apa yang kamu unggah di media sosial itu juga mencerminkan kepribadianmu. Bahkan, bisa jadi perusahaan memantau media sosialmu.

7.Berhenti main-main pada hubungan asmara, seriusi atau tinggalkan saja

Usia yang makin dewasa ini juga membuatmu harus makin matang dalam menjatuhkan pilihan ke siapa hatimu bakal berlabuh. Jika sekarang ini kamu sedang menjalani hubungan, maka ada dua hal yang bisa kamu lakukan : seriusi atau tinggalkan. Jangan buang waktu berada di dalam hubungan tak sehat atau tak pasti.

Sudah siap untuk jadi lebih dewasa di usia seperempat abadmu ini? Semoga dengan jumlah usia yang makin banyak, kamu juga makin bijak menjadi seorang pribadi ya! (Red)