Beranda Pilkada Serentak 2020 Kasus Pengeroyokan, Caleg Berkarya dan Partai Nasdem Islah

Kasus Pengeroyokan, Caleg Berkarya dan Partai Nasdem Islah

Kader Partai Nasdem dan Berkarya islah. (Ade/bantennews)

SERANG– Perseteruan antara salah satu Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Berkarya dengan Partai Nasdem berakhir islah. Pernyataan islah tersebut disampaikan pada konferensi pers oleh kedua belah pihak di Kantor Partai Nasdem Kota Serang, Kamis (28/2/2019).

Caleg Partai Berkarya, Husin Iskandar mengatakan permintaan maafnya secara publik kepada Partai Nasdem, Kader Nasdem, dan Sunardi Rumsing (korban pengeroyokan). Dia mengaku khilaf saat melakukan pengeroyokan tersebut.

“Saya memohon maaf kepada rekan-rekan dan kader Nasdem atas apa yang telah saya lakukan. Saya benar-benar tak ada niat untuk melakukan tindakan tersebut,” ujarnya.

Husin mengaku dirinya melakukan tindakan pengeroyokan atas dasar spontanitas karena mendengar kabar anaknya terkena pukul.

“Itu tindakan spontanitas saya saja, karena mendapat kabar tersebut. Tapi ternyata anak saya hanya ditarik, dan ada rasa seperti terpukul, padahal tidak,”ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya merupakan tindakan atas nama pribadi, bukan partainya. “Ketujuh orang yang datang bersama saya merupakan keluarga, bukan kader Berkarya. Posisinya saat itu saya sedang kumpul bersama keluarga. Dan tidak semuanya melakukan pemukulan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sunardi selaku korban pengeroyokan mengaku menerima permintaan maaf dari Husin.

“Pak Husin sudah meminta maaf kepada saya, dan saya menerimanya dengan ikhlas tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

Ia mengaku dirinya menerima permintaan maaf karena Husin telah memiliki itikad baik untuk datang secara langsung kepadanya untuk meminta maaf.

“Saya maafkan sepenuhnya Pak Husin dengan keluarga, karena Pak Husin sudah memiliki itikad baik untuk berdamai. Datang secara langsung ke rumah saya,” ungkapnya.

Wakil Ketua Partai Nasdem Kota Serang, Rian mengatakan islah tersebut dilakukan setelah adanya mediasi antara Husin dengan Partai Nasdem. Ia pun menegaskan bahwa permasalahan tersebut murni permasalahan antara individu Caleg dengan Partai Nasdem.

“Kami baik-baik saja antara partai Nasdem dengan partai Berkarya. Memang tidak ada komunikasi antara lembaga, namun pak Husin saat ini mewakili Berkarya, jadi tidak ada masalah. Tidak ada gesekan apapun secara lembaga,” ujarnya.

Rian mengaku saat ini pihaknya akan mencabut laporan yang telah dilayangkan kepada pihak berwajib.

“Setelah konferensi pers ini, kami akan cabut laporan kami ke kepolisian,” tuturnya.

Untuk menghindari adanya tindakan serupa dikemudian hari, Rian mengaku pihaknya telah berkomitmen apabila terjadi tindakan serupa, tidak akan menerima jalur damai kembali.

“Ketika ini terulang kembali, tidak akan ada mediasi lagi. Mediasi cukup sekali ini saja,”ucapnya. (Dhe/Red).