Beranda Hukum Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea. (Rasyid/bantennews)

SERANG – Penanganan kasus pembunuhan tragis Muhammad Axle (9), anak politisi PKS Cilegon Maman Suherman, memasuki fase krusial. Polda Banten mengebut pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan, dengan target status lengkap atau P21 tercapai dalam waktu dekat.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah mewah di Kompleks BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, pada 16 Desember 2025. Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena brutalitas kejadian dan latar belakang korban.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menegaskan, penyidik kini tinggal merampungkan kelengkapan administrasi sebelum berkas dilimpahkan ke jaksa.

“Minggu depan kami upayakan P21. Penyidik sudah intens berkomunikasi dengan jaksa,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Jika berkas dinyatakan lengkap, tersangka Heru Anggana (30) bersama barang bukti akan segera diserahkan ke Kejaksaan untuk masuk tahap penuntutan di Pengadilan Negeri Serang.

Namun, perjalanan kasus ini tidak sepenuhnya mulus. Penetapan Heru sebagai tersangka sempat digugat melalui praperadilan oleh tim kuasa hukumnya yang menuding adanya kejanggalan dalam proses penyidikan.

Meski begitu, majelis hakim menolak gugatan tersebut pada 13 Februari 2026, sekaligus menguatkan status tersangka.

Di tengah proses hukum yang berjalan, kondisi tersangka turut menjadi sorotan. Heru diketahui mengidap kanker nasofaring stadium 3 dan mengalami patah kaki.

Cedera itu terjadi saat ia nekat melompat dari lantai dua ketika hendak ditangkap polisi.

“Yang bersangkutan melompat saat akan diamankan,” kata Maruli.

Saat ini, Heru masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Cilegon di bawah pengawasan aparat.

Dalam pemeriksaan, Heru mengaku melakukan pembunuhan tersebut karena terjerat utang ratusan juta rupiah setelah mengalami kerugian dari investasi kripto. Motif ini menambah daftar panjang faktor ekonomi yang berujung pada tindak kriminal ekstrem.

Baca Juga :  Tim Advokasi Kecam Penangkapan Kembali Satu Warga Padarincang Terkait Pembakaran Kandang Ayam

Dengan target P21 di depan mata, publik kini menanti babak persidangan yang akan mengungkap secara utuh motif dan kronologi di balik pembunuhan yang mengguncang Cilegon ini.

Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd