KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mempercepat rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di wilayahnya. Langkah ini muncul setelah tingginya angka penderita penyakit jantung di Kabupaten Tangerang terus menjadi perhatian.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan Pemkab Tangerang siap menghibahkan lahan seluas 2.000 meter persegi untuk mendukung pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Menurut Maesyal, kebutuhan layanan jantung di Kabupaten Tangerang sangat mendesak. Banyak warga masih harus menjalani rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita di Jakarta untuk mendapatkan pemeriksaan maupun perawatan lanjutan.
Maesyal mengaku mengetahui tingginya kebutuhan layanan itu setelah berdiskusi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan melakukan kunjungan langsung ke Rumah Sakit Harapan Kita.
Dari hasil pertemuan dengan jajaran direksi rumah sakit, Kabupaten Tangerang tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah pasien jantung tertinggi.
Dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, setiap bulan sekitar 1.000 warga Kabupaten Tangerang rutin menjalani pemeriksaan dan kontrol penyakit jantung di Harapan Kita. Selain itu, setiap tahun muncul sekitar 1.400 kasus baru.
“Satu bulan ada sekitar 1.000 pasien rutin kontrol. Dalam setahun ada 1.400 kasus baru,” kata Maesyal.
Melihat tingginya angka tersebut, Pemkab Tangerang mendorong layanan kesehatan jantung hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Maesyal menilai kehadiran Klinik Jantung Harapan Kita akan memangkas jarak tempuh pasien sekaligus mempercepat akses pelayanan kesehatan.
Pemkab Tangerang juga sudah menggelar pembahasan bersama tim Kementerian Kesehatan RI dan tim Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta terkait rencana pembangunan klinik tersebut.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/2026).
Awalnya, pihak Rumah Sakit Harapan Kita hanya mengajukan kebutuhan lahan seluas 1.000 meter persegi. Namun, Pemkab Tangerang memutuskan menyiapkan lahan dua kali lebih luas agar pengembangan fasilitas bisa berjalan maksimal.
“Nanti masyarakat kami tidak perlu lagi berobat ke Jakarta. Cukup di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.
Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
