Beranda Peristiwa Kapal dan Rombongan Pemancing yang Mengalami Mati Mesin di Ujung Kulon Berhasil...

Kapal dan Rombongan Pemancing yang Mengalami Mati Mesin di Ujung Kulon Berhasil Dievakuasi

Rombongan pemancing yang kapalnya mengalami mati mesin berhasil diselamatkan.

PANDEGLANG – Setelah sempat terombang-ambing di perairan Tanjung Layar, Ujung Kulon, kapal yang membawa rombongan pemancing akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Proses penyelamatan dilakukan menggunakan perahu wisata dan perahu nelayan yang berada di sekitar lokasi.

Agus, warga Sumur yang juga berprofesi sebagai tour guide, mengatakan bahwa ia ikut membantu evakuasi dengan menarik kapal pemancing tersebut menggunakan perahu wisata hingga ke Pulau Peucang, Pandeglang. Sementara para pemancing ikut menumpang di kapal rombongan mereka.

“Memang ada evakuasi kapal pemancingan yang dijemput sama kapal open trip tadi. Awalnya ditarik sama kapal kami ke Pulau Peucang, terus pulangnya ditarik sama kapal nelayan. Untuk peserta mancingnya sekitar 13 orang ikut ke kapal kami,” kata Agus saat dihubungi BantenNews.co.id, Minggu (16/11/2025).

Agus memastikan kondisi seluruh pemancing dalam keadaan sehat. Mereka bahkan masih bisa bercanda dan tertawa saat ikut bersama rombongan wisata menuju daratan.

Ia menjelaskan, perahu para pemancing dijemput oleh rombongan wisatawan sekitar pukul 06.00 WIB dan tiba di Dermaga Pulau Peucang sekitar pukul 12.00 WIB. Dari sana, kapal kembali ditarik menggunakan perahu nelayan hingga sampai di Dermaga Legon Guru, Kecamatan Sumur, sekitar pukul 14.30 WIB dalam kondisi selamat.

“Kalau kondisi orang-orangnya biasa saja, tidak ada kepanikan. Mungkin panik ada, tapi dari sikap dan perilakunya mereka masih bisa ketawa-ketawa. Kami antar sampai ke Dermaga Legon Guru, Kecamatan Sumur,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 13 pemancing dan 5 kru kapal sempat terombang-ambing di perairan Tanjung Layar setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin. Tim Basarnas Banten yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Beruntung, para korban berhasil diselamatkan oleh rombongan wisatawan dan nelayan setempat.

Baca Juga :  Presiden Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk KH Syam'un

Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo