Beranda Pemerintahan Kajati Banten : OPD Cilegon Jangan Coba-coba Korupsi, Kita Monitor Terus!

Kajati Banten : OPD Cilegon Jangan Coba-coba Korupsi, Kita Monitor Terus!

Kajati Banten, Reda Manthovani

CILEGON – Kajati Banten, Reda Manthovani mewanti-wanti kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Cilegon agar tak coba-coba bertindak menyimpang seperti berlaku korupsi dalam melaksanakan program pemerintahan.

Dia menegaskan bakal menindak tegas bila ada OPD yang mencoba mengakali program yang didanai Pemerintah.

“Untuk teman-teman nih di OPD, mungkin sudah tahu saya, dari dulu begini kan orangnya, cengangas – cengenges, tapi ada yang masuk penjara juga kan?,” ucap Reda saat menyampaikan arahannya pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Kejaksaan Negeri Cilegon dengan Pemerintah Kota Cilegon dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Sinergi Pembinaan dan Pengawasan Antara Kejaksaan Negeri Cilegon dengan Indpektorat Cilegon, Kamis (25/11/2021).

Menurutnya, situasi Kota Cilegon saat ini terbilang lebih kondusif bila dibandingkan beberapa tahun ke belakang.

“Bila dibandingkan pada tahun 2012 lalu, sekarang lebih baik dan lebih nyaman, sehingga lebih leluasa, tapi kami mohon meski lebih leluasa jangan lengah, sebab disini juga ada yang memonitor polisi, penyidik, itu menitor terus, termasuk Kejari,” katanya.

Reda berharap para OPD di Pemkot Cilegon melaksanakan program sesuai dengan prosedur.

“Saya harapkan teman-teman OPD sesuai prosedur, jangan macem-macem, laksanakan saja sesuai standar. slsebisa mungkin coba selaraskan sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga bapak dan ibu semua lebih tenang dalam bekerja, dan pensiunya juga lebih tenang,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyatakan dengan adanya kesepakatan bersama itu bisa menjadikan Pemkot Cilegon terhindar dari tindak korupsi.

“Kita Ingin Cilegon lebih baik, jauh lebih transparan, jauh lebih bersih. Acara ini juga bertepatan rota mutasi yang sudah dilakukan, jadi ini adalah salah satu produk yang sudah dilakukan oleh inspektorat, harus ada setiap OPD itu gebrakan, inovatif, terutama dalam bidangnya,” ucapnya.

(Man/Red)