PANDEGLANG – Musyawarah Daerah (Musda) IV Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pandeglang menjadi ajang konsolidasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan organisasi alumni HMI di tingkat daerah.
Forum yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat (3/7/2026), dihadiri Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi.
Dalam sambutannya, Iing menilai Musda tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi. Ia mengingatkan seluruh peserta agar proses pemilihan presidium tidak memunculkan polarisasi yang berujung pada perpecahan.
“Musda ini adalah momentum persatuan, jangan dijadikan momentum perpecahan maupun persaingan yang pada akhirnya memecah belah organisasi,” kata Iing.
Menurutnya, dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun kompetisi yang tidak sehat dapat mengikis kekuatan KAHMI sebagai organisasi yang selama ini menjadi wadah berhimpunnya para alumni HMI.
Ia menegaskan, apabila konflik internal terus berkembang, bukan tidak mungkin eksistensi organisasi akan semakin melemah.
“Kalau sudah ada persaingan yang tidak sehat, biasanya muncul perpecahan. Ketika organisasi terpecah, lambat laun eksistensinya bisa menghilang. Karena itu mari kita sama-sama menjaga marwah dan kebesaran KAHMI agar semakin solid ke depan,” ujarnya.
Iing juga berharap Musda IV mampu melahirkan kepemimpinan yang berkarakter, memiliki visi yang jelas, serta mampu mengonsolidasikan seluruh potensi alumni HMI untuk mendukung pembangunan Kabupaten Pandeglang.
Menurutnya, KAHMI memiliki sumber daya manusia yang tersebar di berbagai sektor sehingga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan gagasan maupun solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
“Dari hasil Musda ini kami berharap lahir pemimpin KAHMI yang visioner. Semoga seluruh program kerja, harapan, cita-cita, dan aspirasi keluarga besar KAHMI Kabupaten Pandeglang dapat diwujudkan secara bersama-sama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda IV KAHMI Kabupaten Pandeglang, Akbarudin, mengatakan forum musyawarah daerah merupakan mekanisme organisasi untuk merumuskan arah kebijakan sekaligus memilih kepengurusan baru.
Ia berharap seluruh alumni dan kader HMI dapat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan gagasan serta pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan organisasi.
“Musda ini menjadi wadah bersama bagi para alumni dan kader HMI untuk menyampaikan ide, gagasan, serta pandangan demi kemajuan organisasi,” ujar Akbarudin.
Ia menambahkan, siapapun yang nantinya dipercaya memimpin Presidium KAHMI Kabupaten Pandeglang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
“Kami berharap siapapun yang terpilih dapat membawa KAHMI semakin diperhitungkan serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.
Pelaksanaan Musda IV KAHMI Kabupaten Pandeglang menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi alumni HMI. Selain memilih presidium baru, forum tersebut juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kiprah KAHMI dalam pembangunan daerah serta menjaga soliditas organisasi di masa mendatang.
Tim Redaksi
