TANGERANG – Kabar duka datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang. Ketua DPRD Kota Tangerang periode 2024–2029, Rusdi Alam, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu malam (19/7/2026). Kepergian sosok politisi senior dari Fraksi Partai Golkar ini mengejutkan banyak pihak, mengingat hingga berita ini diturunkan, penyebab kepulangannya masih belum diketahui secara pasti.
Informasi mengenai wafatnya Rusdi Alam mulai beredar luas di kalangan awak media dan masyarakat melalui pesan singkat berantai di sejumlah grup percakapan WhatsApp sekitar pukul 19.25 WIB. Pesan tersebut mengonfirmasi kepulangan sang wakil rakyat dan membawa suasana duka yang mendalam.
Dalam pesan berantai tersebut tertulis narasi belasungkawa, “Telah berpulang ke rahmatullah: H. RUSDI, S.Th.I., M.S.M., Ketua DPRD Kota Tangerang pada hari Minggu, 19 Juli 2026. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Al-Fatihah.”
Kepergian almarhum menjadi kehilangan yang sangat besar, tidak hanya bagi pihak keluarga, tetapi juga bagi jajaran DPRD, instansi pemerintahan, kader Partai Golkar, dan seluruh lapisan masyarakat. Rusdi Alam bukanlah nama yang asing, khususnya bagi warga di wilayah Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Karawaci yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) 1. Dari dapil inilah beliau mendulang suara dan kepercayaan masyarakat untuk duduk di kursi legislatif dan memperjuangkan hak-hak warga.
Pria kelahiran Tangerang, 4 April 1979 ini, dikenal luas sebagai sosok wakil rakyat yang gigih, berdedikasi tinggi, dan selalu aktif dalam menjaring aspirasi. Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam memiliki peran sentral dalam memimpin parlemen daerah serta merumuskan berbagai kebijakan strategis bersama pihak eksekutif Pemerintah Kota Tangerang. Kiprahnya dinilai memberikan warna tersendiri bagi pembangunan dan pelayanan publik di kota yang berjuluk Akhlakul Karimah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, sehari-hari almarhum berdomisili di Jalan Sukabakti II Nomor 17, RT 004/RW 010, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Sejauh ini, pihak keluarga maupun instansi resmi pemerintah setempat belum memberikan keterangan pers secara rinci mengenai penyebab kepergian almarhum maupun jadwal detail terkait prosesi pemakaman.
Mengingat beliau baru saja memegang amanah untuk kepemimpinan dewan yang baru, kepergiannya ini tentu meninggalkan ruang kosong di lembaga legislatif. Namun saat ini, fokus utama dari seluruh kolega dan masyarakat adalah memberikan penghormatan terakhir yang layak. Masyarakat diimbau untuk ikut mendoakan almarhum, bersabar menunggu informasi resmi lebih lanjut, serta menghindari spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya demi menjaga privasi keluarga besar yang tengah dilanda suasana duka.
Ratusan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, hingga pejabat daerah. Mereka merasa kehilangan atas sosok pemimpin yang selama ini mengabdikan diri dalam dunia politik dan pelayanan publik. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala pengabdiannya menjadi amal jariah yang tak terputus.
Penulis : Mg-Dwi Muksin Yulianto
Editor : TB Ahmad Fauzi
