KAB. SERANG — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang mulai memperketat pengawasan penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo menyebut pengawasan akan menyasar ratusan lapak penjualan hingga lokasi penyembelihan hewan kurban.
Pada 2025 lalu, DKPP mencatat sebanyak 218 lapak penjual hewan kurban tersebar di wilayah Kabupaten Serang. Dari jumlah itu, penjualan hewan kurban mencapai 217 ekor kerbau, 1.615 ekor sapi, 833 ekor kambing, dan 7.808 ekor domba.
“Data tahun ini kemungkinan tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata Suhardjo, Rabu (13/5/2026).
Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya berlangsung di lapak penjualan, tetapi juga saat proses penyembelihan hewan kurban. DKPP menerapkan standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal untuk memastikan daging layak konsumsi masyarakat.
DKPP mencatat sebanyak 4.023 ekor hewan dipotong selama Idul Adha 2025, terdiri dari 642 sapi, 213 kerbau, 2.181 domba, dan 987 kambing.
Suhardjo mengatakan tim pengawasan keliling mulai bergerak pada 14 Mei 2026 dengan melibatkan penyuluh pertanian dari seluruh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kabupaten Serang.
“Kami libatkan seluruh penyuluh BPP untuk memantau kondisi hewan kurban di lapangan,” ujarnya.
Selain fokus pada pengawasan hewan kurban, DKPP Kabupaten Serang juga menindaklanjuti permintaan bantuan jagung dari Polres Cilegon. Namun, Suhardjo mengaku pihaknya belum bisa mengakomodasi permintaan tersebut melalui APBD karena keterbatasan anggaran.
DKPP kemudian meneruskan pengajuan bantuan itu ke Kementerian Pertanian, termasuk permohonan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
Sebelumnya, DKPP telah mendistribusikan lima unit traktor ke sejumlah wilayah di kawasan hukum Polres Serang Kota, yakni Baros, Pabuaran, Gunungsari, Kramatwatu, dan Padarincang.
Dalam waktu dekat, DKPP bersama jajaran kepolisian juga akan menggelar penanaman jagung bersama Kapolda di wilayah Kopo.
“Besok pukul 08.30 WIB ada agenda penanaman jagung bersama Kapolda di Kopo,” kata Suhardjo.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
