Beranda Pemerintahan Jelang HUT 5 Abad, Wabup Serang: Jangan Hanya Rayakan, Harus Evaluasi

Jelang HUT 5 Abad, Wabup Serang: Jangan Hanya Rayakan, Harus Evaluasi

Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas saat ditemui di ruang kerjanya. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG — Kabupaten Serang memasuki usia lima abad dengan catatan panjang pembangunan dan tantangan yang terus berubah. Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas menilai, usia 500 tahun tidak cukup hanya menjadi momentum perayaan, tetapi harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembangunan dan kolaborasi antardaerah.

Diketahui, pada 8 Oktober 2026 mendatang, Kabupaten Serang akan genap berusia 500 tahun.

Najib mengibaratkan Kabupaten Serang yang semakin tua seperti manusia yang semakin banyak menghadapi persoalan kesehatan.

“Kalau orang semakin sepuh, itu semakin banyak keluhan, ya, encok, asam urat, dan sebagainya. Tetapi di lain, dengan sepuhnya Kabupaten Serang, kita bangga bahwa sudah melahirkan dua kota yang luar biasa, Kota Cilegon dan Kota Serang,” kata Najib, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, lahirnya Kota Cilegon dan Kota Serang menjadi bagian penting dari perjalanan Kabupaten Serang selama lima abad. Kini, pemerintah daerah di Banten harus memperkuat kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Intinya adalah ini tugas pemerintahan dan kolaborasi antara semua pemerintah daerah itu diharapkan bisa menjadi bagian untuk mewujudkan cita-cita masyarakat, yaitu adil makmur tanpa korupsi di Provinsi Banten,” ujarnya.

Najib menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang juga melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan. Evaluasi tidak hanya berlangsung setiap lima tahun, tetapi berjalan setiap tahun berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.

“Jangan kan 500, setahun aja dievaluasi,” katanya.

Dalam pembangunan, Najib mengatakan, Pemkab Serang tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, dan gedung. Pemerintah juga harus menggarap pembangunan nonfisik, terutama kualitas sumber daya manusia.

Ia menyebut, arah pembangunan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Pemprov Banten Survei Kepuasan Masyarakat Atas Layanan Kependudukan

“Pembangunan itu ada dua, pembangunan fisik dan nonfisik,” ujarnya.

Menurut Najib, masyarakat selama ini lebih sering mengukur pembangunan dari infrastruktur. Padahal, pemerintah juga harus membangun kualitas manusia melalui pendidikan, mental, dan spiritual.

Dengan keterbatasan fiskal, Pemkab Serang menjalankan kedua sektor tersebut. Pemerintah mengalokasikan perhatian pada peningkatan kualitas SDM melalui pemberian insentif bagi guru madrasah serta beasiswa S1 dan S2 bagi guru SD.

“Fokusnya adalah bagaimana investasi ke depan, kualitas SDM itu harus dibangun dan dimulai dari sekarang,” tegas Najib.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah