Beranda Sosial dan Budaya Jelang 17 Agustus, Penjual Bendera Marak di Pinggir Jalan

Jelang 17 Agustus, Penjual Bendera Marak di Pinggir Jalan

118
0
Pedagang bendera di sekitar Jalan Raya Cikupa - Pandeglang. (Memed/bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Mendekati perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap  17 Agustus, penjual umbul-umbul dan bendera Merah Putih mulai marak di pinggir jalan protokol Kabupaten Pandeglang.

Seperti yang terlihat di Jalan Raya Cikupa – Alun-alun Pandeglang, penjual sudah mulai menjajakan dagangannya sejak tiga hari lalu. Berbagai ukuran bendera dan umbul-umbul sudah terlihat berjejer di pinggir jalan.

Salah seorang penjual, Saepul mengatakan, ia  menjajakan daganganya lebih awal sambil menunggu barang pesanan berikutnya datang. Alasan memilih tempat di pinggir jalan karena banyak calon pembeli/pengendara yang melintas.

“Sambil nunggu barang datang kami menjual barang yang ada dulu,” katanya, Sabtu (28/7/2018).

Saepul mengaku, terkait harga yang ia tawarkan tergantung pada ukuran bendera dan umbul-umbul. Untuk Umbul-umbul ia menjual  Rp35 ribu, bendera ukuran 150 centimeter Rp60 ribu, bendera ukuran 90 centimeter Rp30 ribu dan bendera ukuran 20 centimeter Rp15 ribu.

“Kalau soal harga tergantung pada ukuran bendera itu, pokoknya yang paling murah itu lima belas ribu untuk bendera paling kecil, yang biasa dipasang di motor itu,” ungkapnya.

Dikatakannya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pembeli mulai ramai pada pekan pertama Agustus.

“Biasanya mulai ramai tanggal 5, tapi kalau hari-hari biasa kaya gini biasa aja pembeli juga masih kurang,” imbuhnya. (Med/Red)

loading...