
KAB. SERANG – Posyandu Mugi Ikhlas di Desa Sindangmandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, menjalani penilaian Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Provinsi Banten, Jumat (24/7/2026).
Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten menilai langsung layanan, inovasi, hingga kolaborasi yang dibangun di tingkat desa.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni mengatakan, penilaian tersebut tidak hanya menentukan pemenang lomba, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan Posyandu.
“Lomba ini bukan semata-mata mencari yang terbaik, tetapi menjadi sarana belajar, berbagi praktik baik, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu,” kata Tinawati.
Ia mendorong pengelola Posyandu memperkuat pelayanan yang mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui kolaborasi kader, pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat.
“Mari kita jadikan Posyandu sebagai tempat yang aktif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Teruslah memperkuat kolaborasi antara kader, pemerintah desa, puskesmas, dan seluruh unsur masyarakat agar pelayanan semakin berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Serang, Tifa Hensifa Hanum Najib, menyebut penilaian tingkat provinsi menjadi kesempatan bagi daerah untuk menerima evaluasi sekaligus pembinaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Posyandu Mugi Ikhlas juga mendapat dukungan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Banten melalui pembangunan Pos Layanan Desa Sejahtera (Posyandra) dan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Sementara itu, Camat Baros, Tubagus Jefri Januar, mengatakan Posyandu Mugi Ikhlas mampu menembus penilaian tingkat provinsi karena kolaborasi kader, pemerintah desa, bidan desa, serta dukungan masyarakat.
Ia menjelaskan, Posyandu tersebut berada di bawah pembinaan enam organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga pelayanan dapat menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Posyandu Mugi Ikhlas mengembangkan inovasi Barcode Edukasi Posyandu Terintegrasi 6 SPM. Inovasi tersebut memudahkan warga mengakses layanan dan membantu petugas mengelola administrasi pelayanan.
“Dengan satu pemindaian, masyarakat mendapatkan layanan Posyandu yang lebih cepat, tepat, dan terpadu. Data juga menjadi lebih terintegrasi sehingga pelayanan lebih efisien,” kata Jefri.
Tim Redaksi