
KAB. TANGERANG – Kondisi Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi sorotan. Sepanjang Februari 2026, ruas jalan tersebut tercatat kerap memakan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data Polresta Tangerang, sedikitnya empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan tersebut.
Korban pertama adalah seorang perempuan berinisial M (42) yang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk. Insiden kedua menimpa perempuan berinisial SM (21), yang tewas usai kecelakaan dengan dump truk pada Minggu (7/2/2026).
Selanjutnya, pada Selasa (11/2/2026), seorang pengendara sepeda motor berinisial ML (19) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan dengan truk trailer. Kecelakaan fatal kembali terjadi pada Jumat (13/2/2026), di mana seorang siswi berinisial CRA (18) tewas usai bertabrakan dengan truk molen.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa, mengatakan seluruh kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor dan kendaraan besar.
“Di bulan Februari itu sudah ada empat kejadian kecelakaan,” ujar Purbawa kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah faktor penyebab kecelakaan, salah satunya diduga dipicu oleh kondisi jalan yang rusak.
“Penyebabnya berbeda-beda. Yang ramai di masyarakat itu memang karena jalan rusak, dan memang kejadian terjadi di dekat ruas jalan rusak. Namun ada juga faktor human error,” jelasnya.
Purbawa menambahkan, pihak kepolisian tengah menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian dari penyelenggara jalan, dalam hal ini pemerintah eksekutif.
“Kalau memang terkait jalan rusak, kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait rangkaian kejadian tersebut,” ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian juga masih menelusuri pihak yang memiliki kewenangan atas pemeliharaan Jalan Raya Pasar Kemis.
“Saya coba koordinasikan dulu terkait kewenangan jalan, apakah menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, provinsi, atau nasional,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, BantenNews.co.id masih berupaya mengonfirmasi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang terkait penanganan ruas jalan tersebut.
Namun melalui akun media sosial Instagram resminya, @dbmsda.kabtangerang, DBMSDA Kabupaten Tangerang menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pemeliharaan jalan guna meminimalisir risiko kecelakaan lebih lanjut.
Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo