Beranda Peristiwa Jalan Masih Bagus Malah Dibeton, Warga Keluhkan Prioritas Perbaikan Infrastruktur di Cilegon

Jalan Masih Bagus Malah Dibeton, Warga Keluhkan Prioritas Perbaikan Infrastruktur di Cilegon

Proyek betonisasi jalan di wilayah tersebut dinilai justru menimbulkan kemacetan, sekaligus memicu kritik soal prioritas pembangunan infrastruktur.

CILEGON – Keluhan warga terkait kondisi lalu lintas di sekitar kawasan PCI, Kota Cilegon, mencuat di media sosial. Proyek betonisasi jalan di wilayah tersebut dinilai justru menimbulkan kemacetan, sekaligus memicu kritik soal prioritas pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan pantauan, Minggu (19/4/2026), terlihat ruas jalan yang tengah dibeton menyebabkan penyempitan jalur. Dampaknya, antrean kendaraan roda dua hingga truk mengular cukup panjang, terutama pada jam sibuk.

Ironisnya, sejumlah warga menilai bahwa jalan yang dibeton tersebut sebenarnya masih dalam kondisi layak. Sementara itu, beberapa ruas jalan lain yang rusak justru belum tersentuh perbaikan.

Keluhan ini ramai disampaikan melalui kolom komentar sosmed oleh masyarakat. Salah satu akun, m.asror94, menyoroti ketidaktepatan sasaran proyek.

“Jalan bagus malah dibeton, enggak selamanya beton itu cocok, apalagi drainase kita buruk,” tulisnya.

Komentar serupa juga disampaikan pengguna lain, rustam_affandi, yang menyebut kondisi jalan sebelumnya masih tergolong baik. “Perasaan jalannya masih bagus,” ujarnya.

Tak hanya itu, akun laann00 mengeluhkan dampak langsung yang dirasakan pengguna jalan. Ia mengaku kemacetan semakin parah saat jam pulang kerja. “Makin macet pulang kerja ini mah,” tulisnya.

Kritik juga datang dari pengguna alestari.citra yang menyinggung persoalan banjir. Ia menilai perbaikan seharusnya difokuskan pada titik-titik rawan genangan. “Yang banjir enggak dibenerin, jalan baik-baik aja malah dicor,” katanya.

Sejumlah warga berharap pemerintah daerah dapat mengevaluasi kembali kebijakan pembangunan infrastruktur, terutama dalam menentukan skala prioritas. Mereka menilai, perbaikan jalan seharusnya difokuskan pada ruas yang действительно rusak dan berdampak langsung pada keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan pemilihan lokasi betonisasi di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Soal Gaduh Proyek BPTPM, Kejari Cilegon Tunggu Pekerjaan Tuntas

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin