Beranda Pemerintahan Jadi Role Model ETPD Nasional, Bapenda Kabupaten Serang Genjot Edukasi Transaksi Digital...

Jadi Role Model ETPD Nasional, Bapenda Kabupaten Serang Genjot Edukasi Transaksi Digital ke Masyarakat

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha

SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Serang 2026 di Swiss-Belinn Modern Cikande, pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) 2025–2029.

Menurutnya, digitalisasi transaksi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan potensi kebocoran.

“Forum ini penting untuk menyinkronkan seluruh organisasi perangkat daerah dalam percepatan digitalisasi,” ujarnya.

Ia menargetkan, hingga akhir 2026 seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya petugas pemungut retribusi, telah mendapatkan pelatihan. Peningkatan kapasitas tersebut dinilai penting agar pelayanan publik menjadi lebih efektif dan berbasis sistem digital.

Lebih lanjut, pertemuan ini juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Dengan sinergi yang solid, pemerintah daerah diharapkan mampu merespons berbagai persoalan di lapangan secara lebih cepat.

Zakiyah juga menyampaikan bahwa Kabupaten Serang telah menjadi salah satu percontohan nasional dalam penerapan ETPD. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan transformasi digital, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha, menyatakan bahwa kehadiran langsung bupati dalam forum TP2DD menjadi dorongan kuat bagi seluruh jajaran OPD.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk mempercepat edukasi dan implementasi transaksi digital di masyarakat.

“Dengan adanya dukungan dari Ibu Bupati, ini menjadi motivasi bagi kami di Bapenda maupun seluruh OPD penghasil retribusi untuk terus mengedukasi dan mempercepat digitalisasi dalam sistem elektronifikasi transaksi,” ujarnya.

Farhan berharap, dukungan tersebut juga menjadi semangat bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan pemahaman dan informasi yang utuh serta komprehensif kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wacana Pembangunan Bandara di Pandeglang, Pemprov Banten Segera Ajukan Penetapan Lokasi

“Sehingga masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam bertransaksi secara digital,” pungkasnya.

(Adv)