Beranda Kesehatan Ini Perjalanan PDP Asal Ciracas hingga Meninggal Dunia Positif Corona

Ini Perjalanan PDP Asal Ciracas hingga Meninggal Dunia Positif Corona

Penanganan pasien terduga terpapar virus corona. (Ist)

 

SERANG – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang telah mengkonfirmasi bahwa YY (43) pasien dalam pengawasan (PDP) warga salah satu perumahan di Ciracas, Kota Serang meninggal positif Covid-19. Karyawan swasta tersebut menghembuskan nafas terakhir pada, Kamis (9/4/2020) pukul 13.00 WIB di RSUD Banten setelah sebelumnya didiagnosa PDP berat.

Dalam perjalan sakitnya, pasien memiliki riwayat penyakit bawaan. Hal itu dinyatakan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banten Ati Pramuji Hastuti kepada awak media.

“PDP berat, dengan penyakit penyerta stroke nonhemoragic dan gagal ginjal,” kata Ati menjawab pertanyaan wartawan di grup WhatsApp media center Covid-19 Banten.

Sebelum dirawat di RSUD Banten, pasien telah menjalani perawatan sebelumnya di Rumah Sakit Siloam, Tangerang. Pihak medis di sana kemudian mendapat indikasi bahwa pasien terpapar Covid-19. Akhirnya pada Jumat (3/4/2020) pukul 13.20 WIB pasien dirujuk ke RSUD Banten.

Kondisi kesehatan pasien terus memburuk. Hingga setelah mendapatkan perawatan enam hari di rumah sakit pusat penanganan Covid-19 milik Pemerintah Provinsi Banten tersebut pasien meninggal dunia.

Pihak rumah sakit akhirnya memakamkan almarhum di tempat pemakaman umum di daerah Kaujon, Kota Serang pada 9 April 2020 dengan protokol penanganan Covid-19.

Sore tadi, hasil Swab yang bersangkutan telah keluar dari Litbangkes Kemenkes. Hasilnya positif Covid-19. Selanjutnya, setelah menerima informasi tersebut, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang akan melakukan tracing di daerah kediaman korban.

“Kami tracing kasus dan epidemiologi nya. Kontak dengan siapa, pemetaan setelah itu rapid test dan (ambil sampel) Swab dan wawancara untuk yang kontak erat (dengan almarhum),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang yang juga Kepala Dinas Kominfo Kota Serang Hari W Pamungkas kepada BantenNews.co.id, Senin (13/4/2020).

Selain melakukan tracing di lingkungan kediaman pasien di Ciracas, Kota Serang, pihaknya juga melakukan tracing di tempat kerja YY. “Tentunya demikian (tracing), di MMS (PT Marga Mandalasakti), nanti lihat dari Tim Surveilans (Dinas Kesehatan Kota Serang) ke mana saja tracing nya. Analis nya dari mereka siapa saja yang diswab,” kata Hari.

Besok, Selasa (14/4/2020) rencananya Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang M Ikbal bersama tim akan melakukan tracing di tempat kediaman dan tempat kerja almarhum. “Kami akan tracing mulai dari keluarga, tetangganya dan rekan kerjanya. Sebetulnya kami sebelumnya sudah berkoordinasi dengan MMS, tapi karena beberapa kegiatan akhirnya terkendala,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak wartawan masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari PT Marga Mandalasakti atau Astra Tol Tangerang-Merak. (You/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News