Beranda Peristiwa Ingin Naikkan Rating Akun, Pria di Cilegon Ini Malah Nyaris Dikeroyok Sesama...

Ingin Naikkan Rating Akun, Pria di Cilegon Ini Malah Nyaris Dikeroyok Sesama Ojol

222
0
Ilustrasi - foto istimewa Bandung Kita

CILEGON – Bermaksud ingin menaikan poin, pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Cilegon justru bernasib apes. Justru si ojol tersebut sempat ingin dihakimi para sesama Ojol.

Adalah NIR dan RJ pengemudi Ojol baru di Cilegon yang mencoba menaikan rating dengan cara melakukan pemesanan ‘fiktif’ sesama Ojol. Bukannya rating naik, malah dia disangka pelaku order fiktif.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/1/2020) malam di sekitar wilayah Krenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten.

Saat itu NIR yang merupakan seorang Ojol kawakan ingin membantu RJ meningkatkan rating dan poin akunnya dengan cara melakukan pemesanan dengan menggunakan akun adik NIR. Namun ternyata pesanan NIR meleset, bukannya masuk ke akun RJ, justru orderannya nyangkut ke akun Ojol lain.

Panik karena nyangkut ke Ojol lain, NIR kemudian membatalkan pesanan. Hal ini dilakukan berulang sebanyak tiga kali.

Kesal karena pesanan dibatalkan secara beruntun, Ojol yang mendapatkan pesanan ‘fiktif’ pun mengejar NIR. Kemudian NIR dan RJ ditemukan di sekitar wilayah Temu Putih, Kecamatan Cilegon dan sempat hendak dihakimi massa.

Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman mengatakan, peristiwa dugaan order fiktif tersebut hanya terjadi kesalahpahaman.

“Sebenarnya hanya kesalahpahaman, jadi pelaku ini sama-sama dari ojol, namun dia ojol baru. Maksud dia ingin menaikkan pelanggan ojol dengan cara memesan melalui temannya, tapi kok nyangkutnya ke akun orang lain, padahal temannya itu ada disampingnya. Nah pesanan itu dibatalkan, kemudian pesan lagi, kok ke orang lain lagi, dibatalkan lagi sampai tiga kali,” terangnya, Rabu (15/1/2020).

Kapolsek menepis jika peristiwa tersebut adalah pelaku order fiktif. Kata Kapolsek, peristiwa itu sebagai upaya Ojol untuk menaikan ranting dan poin.

“Namun dia (RJ-red) ini gak ngerti karena jadi ojol masih baru sekitar sebulan. Karena sebanyak 3 kali terus membatalkan orderan akhirnya dicarilah itu sama para ojol, terus ketemu di Temu Putih. Saat memesan dia lokasinya di Krenceng. Setelah ketemu akhirnya dia dibawa ke Polsek Cilegon,” paparnya.

Kapolsek menjelaskan tidak ada kerugian ekonomi dalam peristiwa ini, kerugian hanya pada ojol akibat order sering dibatalkan.

“Sehingga mengurangi kepercayaan pelanggan. Dalam peristiwa ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah, tidak ada penahan. Sudah dimusyawarahkan, semua ojol juga sudah memaklumi dan para ojol siap membantu RJ supaya jadi ojol yang baik,” imbuhnya.

(Man/Red)