Beranda Gaya Hidup Ingat Hal Ini Ketika Mulai Meragukan Mimpi Suksesmu!

Ingat Hal Ini Ketika Mulai Meragukan Mimpi Suksesmu!

Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Terkadang kita berubah-ubah dalam menentukan passion dan sikap. Sebenarnya tak harus mampu dalam segala bidang, asalkan bisa memfokuskan satu hal saja, bisa berhasil.

Cepat atau lambatnya waktu yang dibutuhkan untuk mewujudkannya, tergantung seberapa yakin terhadap cita-citamu.

Saat menjalaninya tentu banyak keraguan. Terlebih hasil tak sesuai dengan harapan. Meski begitu tak seharusnya kita berpikiran untuk mengubah mimpi yang sudah lama dibangun. Kenapa? Berikut alasannya seperti dilansir IDN Times.

1. Penderitaan adalah awal mula yang baru

Biarkan penderitaan tersimpan dan menjadi milik masing-masing individu. Segala kesedihan lambat-laun akan terkubur seiring berjalannya waktu. Rasa sakit memang menyakitkan, tak ada yang memaksa kita untuk bahagia saat bersedih. Dan tak ada juga yang memaksa kita untuk menyerah ketika belum berhasil.

Kegagalan adalah awal mula yang baru untuk menata kembali apa-apa saja yang telah kita lakukan.

2. Semua orang akan mendapat kesempatan yang sama bagusnya

Pada saat yang tepat yakinlah semua akan berubah menjadi lebih baik. Dengan syarat tetap berada pada jalur pilihan kita. Konsisten dan buat target yang harus dicapai. Kesempatan baru akan terus bermunculan. Jadi tetap berusahalah untuk bertahan pada mimpimu.

3. Ingatlah kenapa kita berusaha keras untuk sampai ke tahap ini

Sungguh disayangkan jika kita berhenti di tengah jalan. Kita tahu pasti bagaimana memulainya. Tapi kita tak menemukan alasan untuk terus bertahan. Maka lihat kembali jalan-jalan yang sudah kita lalui. Ingatlah seberapa kerasnya kita melawan untuk berada di level ini.

4. Akui saja, kita tak cukup berani untuk menyerah

Menyerah pun butuh keberanian. Kita tak mau melanjutkan, tapi kita juga tak sanggup jika harus merelakan. Maka jangan berhenti.

Keraguan merupakan satu cara yang cepat untuk menyia-siakan waktu. Alhasil kita hanya berjalan di tempat. Tanpa adanya suatu pergerakan.

5. Bukankah kita selalu menyelipkan segala pengharapan dan cita-cita dalam setiap doa?

Apa yang kita usahakan pasti didukung oleh setiap doa yang kita panjatkan. Tak perlu gelisah karena kita pun sudah berdoa. Apa yang menurut-Nya baik, pasti akan datang pada kita. (Red)