CILEGON – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi menyarankan kepada Walikota Cilegon, Robinsar untuk mengganti Direktur Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) jika tak memiliki visi yang jelas dalam mewujudkan pembangunan pelabuhan sendiri.
Hal itu ia sampaikan langsung dalam pidatonya di hadapan seluruh kader partai, termasuk Walikota Cilegon di momentum peringatan HUT Partai Golkar ke 61 yang digelar di halaman kantor DPD Golkar Cilegon, Minggu (26/10/2025) kemarin.
“PCM-nya harus cari direkturnya yang hebat, yang luar biasa, punya jaringan, bisa membangun pelabuhan. Kalau gak mampu, saya minta Walikota, minggir dulu, ganti PCM yang punya visi yang jelas untuk membangun,” kata Iman.
Diketahui, Kota Cilegon dapat memiliki pelabuhan secara mandiri merupakan cita-cita lama yang telah digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) untuk kesejahteraan masyarakat. Menurut Iman, kesempatan mewujudkan mimpi itu, kini terbuka lebar melalui skema pinjaman kepada perbankan.
Ia melanjutkan, PCM harus mengambil langkah berani meminjam uang ke bank agar dapat membangun pelabuhan. Pembayaran utang bank itu dapat dicicil melalui hasil usaha perusahaan.
“Insya Allah itu bisa karena sekarang Menteri Keuangan sudah meluncurkan Rp200 triliun disebar ke berbagai perbankan. Jadi kalau skema itu diambil dan apalagi kalau skema itu bunganya sangat rendah, maka harus berani sekarang PCM membangun terlebih dahulu,” ucapnya.
“Itu kan lahan 45 hektare, jadi bisa dibangun dulu mulai dari dermaga yang lain tanahnya disewakan kan bisa saja. Hasil sewa bisa buat bangun di situ, pelan-pelan saja,” sambung Iman.
Iman juga menegaskan, Walikota beserta manajemen PT PCM harus berani mengambil risiko dalam mewujudkan pembangunan selama itu untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
“Hari ini harus berani. Gak ada pemimpin yang bisa membangun sesuatu kalau gak berani. Kalau kata Wali Sepuh semua itu ada risikonya. Tukang cendol saja ada risikonya. Harus menghadapi dalam rangka mewujudkan kepentingan kesejahteraan masyarakat Cilegon,” ujar mantan Walikota Cilegon tersebut.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar menyambut baik saran dari petinggi partainya tersebut. Ia menilai, solusi yang ditawarkan oleh Iman itu termasuk opsi yang masih logis dan akan segera dibahas dengan manajemen PT PCM.
“Jadi memang solusi yang disampaikan Pak Iman B2B (business to business) itu. PCM kan perusahaan walaupun punya daerah, jadi sah-sah saja, nanti dikomunikasikan. Pada prinsipnya segala bentuk masukan yang baik kita akan coba saring, implementasikan kalau memang sesuai regulasi dan tidak ada yang ditabrak,” tuturnya.
Meski begitu, ia mengaku saat ini pihaknya tengah fokus memanfaatkan apa yang telah dimiliki terlebih dahulu agar dapat menghasilkan pendapatan untuk daerah.
“Sekarang kita fokus dulu, memastikan akses yang sudah kita lakukan sudah clear dari KS. Tinggal kita dalami, MOU, clear and clean, tidak ada lagi persoalan di akses. Kalau bicara pelabuhan, minimal memaksimalkan lahan yang ada dulu. Kita olah, entah kita bikin pergudangan yang penting punya nilai ekonomi di situ,” tutup Robinsar.
Penulis: Maulana
Editor : TB Ahmad Fauzi
