KAB. SERANG – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yanti Mustati Robianti, menyoroti pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan rakyat dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang.
Yanti menilai,kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah atau Ratu Zakiyah dan Wakil Bupati M. Najib Hamas mulai memberi perhatian terhadap kesejahteraan guru madrasah, guru ngaji, serta kebutuhan dasar masyarakat.
“Pemkab Serang saat ini lebih peduli terhadap pendidikan dan pembangunan,” kata Yanti, yang menjabat Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Yanti, peringatan lima abad Kabupaten Serang harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar seremoni dan kemeriahan perayaan.
Ia mencontohkan, kegiatan sunat massal bagi 500 anak yang tersebar di seluruh puskesmas serta pembagian 500 paket sembako di setiap kecamatan. Kabupaten Serang memiliki 29 kecamatan.
Yanti juga menyoroti sejumlah program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan guru, bantuan usaha produktif, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Ini yang kita harapkan. Kesejahteraan guru dan masyarakat, pengentasan kemiskinan dan bantuan usaha, perbaikan RTLH, serta kesehatan masyarakat melalui CKG gratis. Semua itu harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan Yanti sejalan dengan tema HUT ke-500 Kabupaten Serang, Melangkah Bersama Menuju Serang Bahagia. Namun, keberhasilan program tersebut tetap bergantung pada pemerataan manfaat dan keberlanjutan pelaksanaannya.
Dalam sidang paripurna istimewa HUT ke-500 Kabupaten Serang, Kamis (8/10/2026), Bupati Ratu Zakiyah menegaskan, Serang Bahagia bukan sekadar slogan.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan anak memperoleh pendidikan bermutu, ibu dan bayi mendapat layanan kesehatan yang aman, keluarga miskin memperoleh perlindungan, pemuda memiliki pekerjaan, serta petani, nelayan, dan pelaku UMKM mampu berkembang.
Zakiyah memaparkan sejumlah capaian program pemerintah daerah. Di bidang kesehatan, Pemkab Serang memfasilitasi jaminan kesehatan bagi 717.147 warga kurang mampu dan memberikan layanan CKG kepada 559.770 orang.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah memberikan beasiswa kepada 1.866 siswa SD dan 1.228 siswa SMP, serta beasiswa kepada 253 guru. Pemkab Serang juga menaikkan insentif sebesar 50 persen bagi 20.445 guru madrasah dan guru ngaji.
Untuk menekan kemiskinan, pemerintah daerah memberikan bantuan usaha produktif sebesar Rp2,5 juta kepada 1.396 warga dan bantuan Rp5 juta kepada masing-masing 30 kelompok usaha bersama. Pemkab Serang juga menangani 457 RTLH pada 2025 dan menargetkan penanganan 2.400 RTLH pada 2026.
Di bidang ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar pelatihan kompetensi dan sertifikasi bagi 1.529 warga serta mencatat penempatan kerja 10.219 orang melalui bursa kerja.
Sementara itu, produksi padi Kabupaten Serang pada 2025 mencapai 635.076 ton, melampaui target 541.435 ton.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah daerah merekonstruksi dan merehabilitasi jalan kabupaten sepanjang 68 kilometer, menangani 13 jembatan, memasang 555 titik penerangan jalan umum (PJU) baru di 20 kecamatan, serta memelihara 1.025 unit lampu.
Zakiyah juga menyampaikan sejumlah indikator makro Kabupaten Serang pada 2025. Tingkat pengangguran terbuka turun 0,45 poin menjadi 8,73 persen, angka kemiskinan turun 0,03 poin menjadi 4,48 persen, indeks pembangunan manusia (IPM) naik menjadi 74,10, dan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,52 persen.
“Kita akan membangun dengan prinsip tidak ada desa yang tertinggal, tidak ada wilayah yang terabaikan, dan tidak ada kelompok yang luput dari perhatian,” kata Zakiyah.***
