Beranda Peristiwa Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lebak, Lima Kecamatan Dilanda Banjir dan...

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lebak, Lima Kecamatan Dilanda Banjir dan Longsor

LEBAK – Intensitas hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir di lima kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan wilayah yang terdampak banjir akibat luapan sungai tersebut meliputi Kecamatan Muncang, Cigemblong, Sajira, Leuwidamar, serta Kecamatan Cipanas. Adapun sungai yang meluap yakni Sungai Peucangpari, Sungai Cimaur, Sungai Cibeurih, Sungai Cilaki, Sungai Ciminyak, dan Sungai Cisimeut.

“Curah hujan dengan intensitas yang lebat dalam waktu yang lama mengakibatkan beberapa sungai meluap yang memicu air masuk ke pemukiman warga serta tanah longsor di beberapa titik,” kata Sukanta saat dihubungi, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, dari lima kecamatan yang terdampak banjir akibat luapan sungai tersebut, wilayah yang paling parah berada di Kecamatan Cipanas. Bencana itu mengakibatkan satu kobong pondok pesantren terbawa hanyut aliran Sungai Cimaur.

“Longsor juga merusak rumah warga di Desa Jayapura dan Desa Giriharja. Empat rumah serta satu musala di Desa Sukasari terendam banjir, sementara satu rumah di Desa Pasirhaur terdampak longsor. Kecamatan Sajira mengalami kerusakan pada dua rumah warga dan satu jembatan kayu yang roboh di Desa Maraya. Jalan desa dan turap jalan juga dilaporkan mengalami kerusakan. Desa Margaluyu turut terdampak banjir dengan 20 rumah warga terendam air setinggi sekitar 20 sentimeter,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ancaman longsor juga terjadi di Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar, yang mengancam kawasan permukiman warga. Luapan Sungai Cisimeut di Desa Leuwidamar bahkan nyaris memasuki rumah warga dan merusak infrastruktur jalan. Kecamatan Muncang juga terdampak banjir. Satu rumah dan sekitar 50 hektare lahan persawahan di Desa Ciminyak terendam. Tembok penahan tanah (TPT) di Desa Cikarang roboh dan saluran irigasi Leuwikidang di Desa Leuwicoo ambruk. Tiga rumah warga di Desa Sukanagara turut terendam banjir.

Baca Juga :  Pengembangan Potensi Wisata Bayah Dome Lebak Menjadi Kawasan Geopark

“Data sementara BPBD Kabupaten Lebak mencatat total 37 rumah terdampak banjir dan longsor. Selain itu, satu pondok pesantren hanyut, satu musala terendam, dua jembatan dan jalan usaha tani rusak, satu bangunan bronjong rusak, satu TPT roboh, serta satu saluran irigasi ambruk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, BPBD Kabupaten Lebak memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga hilang akibat bencana tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. BPBD Lebak bersama aparat kecamatan dan desa masih melakukan kaji cepat serta pendataan di lokasi terdampak. Proses pendataan masih terkendala kondisi lapangan yang belum sepenuhnya memungkinkan,” ucapnya.

Penulis: Sandi Sudrajat

Editor : TB Ahmad Fauzi