Beranda Kesehatan Hasil Rapid Test Drive Thru di Kota Serang, 2 Orang Reaktif

Hasil Rapid Test Drive Thru di Kota Serang, 2 Orang Reaktif

1802
0
Warga mengantre untuk mengikuti rapid test massal di Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang.

SERANG – Dua orang warga Kota Serang dinyatakan reaktif Covid-19. Hasil itu diketahui usai mereka menjalnai rapid test drive thru di Stadion Maualan Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Rabu (3/6/2020).

Diketahui, setelah sebelumnya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten menyelenggarakan rapid tes drive thru di Tangerang Raya, kini rapid tes juga dilakukan di Kota Serang. Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari dari 3 sampai 5 Juni 2020 itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus asal Wuhan, Tiongkok.

Berdasarkan hasil rapid tes, dari target 1.000 orang yang mengkuti tes sebanyak 735 orang. Dimana 2 orang dinyatakan reaktif sedangkan sisanya negatif.



Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka melakukam screaning awal penyebaran Covid-19 di Kota Serang.

“Kami berharap dari ini,  Pemprov Banten dapat menentukan dan menilai secara awal mana saja yang dapat dilakulan swab PCR. Kegiatn ini lebih keoada untuk mengetahui apakah pada orang tersebut bebas dari covid ataukah mereka sudah terpapar covid-19,” jelas Ati.

Untuk itu, lanjut Ati, pihaknya akan terus melakukan kegiatan tersebut secara roadshow.

“Untuk di Kota Serang mulai tanggal 3 sampai 5 Juni di Stadion Maulana Yusuf. Selanjutnya akan pindah ke Kabupaten Serang selama 4 hari dan dilanjutkan ke kota Cilegon. Kegiatan ini terus kami lakukan roadshow dalam rangka mempercepat penurunan angka penularan covid19 di Provinsi Banten,” paparnya.

Informasi yang dihimpun, warga yang ingin melakukan rapid tes harus terlebih dahulu mendaftar secara online.

Saat ditanya apakah warga yang tidak memdaftar online dapat mengikuti rapid tes drive thru, Ati mengungkapkan, setiap hari pihaknya memiliki yarget rapid tes sebanyak 1.000 orang.

“Selama ini jika target perhari nya masih ada sisa dan masih di jam pelayanan yaitu sd jam 13.00 maka, dapat dilayani meskipun belum terdaftar online. Namun tentunya kami lebih dulu melayani atau memprioritaskan layanan yg sdh daftar online,” kata Ati. (Tra/Mir/Red)