
LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengalokasikan dana hibah sebesar Rp3,7 miliar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai dukungan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Namun, hingga kini dana tersebut belum cair karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Lebak.
Porprov VII Banten dijadwalkan berlangsung di Kota Tangerang Selatan pada 15–25 November 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lebak, Oktavianto Arief Ahmad, mengatakan dana hibah itu terbagi menjadi Rp3 miliar untuk kebutuhan kontingen Porprov dan Rp700 juta untuk pembinaan cabang olahraga (cabor).
“Peruntukannya Rp3 miliar untuk Porprov dan Rp700 juta untuk pembinaan cabang olahraga yang ada di KONI,” kata Oktavianto, Rabu (8/7/2026).
Oktavianto menjelaskan, proses pencairan hibah masih menunggu SK Bupati. Meski KONI telah mengajukan pencairan, pemerintah daerah belum merealisasikan dana tersebut.
“Kami masih memproses hibah dari Pak Bupati. Pengajuan dari KONI sudah masuk, tetapi sampai sekarang dananya belum cair,” ujarnya.
Ia menargetkan pencairan hibah selesai dalam bulan ini atau paling lambat bulan depan.
“Kami berharap proses pencairan selesai bulan ini atau bulan depan karena saat ini masih berjalan,” katanya.
Menurut Oktavianto, anggaran Rp3 miliar akan membiayai berbagai kebutuhan kontingen, mulai dari penginapan, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan atlet dan cabang olahraga.
“Berdasarkan handbook sementara dari panitia Porprov, ada 60 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kabupaten Lebak kemungkinan hanya mengikuti sekitar 30 cabang olahraga,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah atlet dan cabang olahraga yang akan diberangkatkan masih dalam tahap pembahasan. Besaran anggaran yang dibutuhkan akan menyesuaikan jumlah kontingen.
“Kalau kontingennya sedikit, anggaran terlihat besar. Sebaliknya, kalau kontingennya banyak, anggaran akan terasa kecil,” ucapnya.
Oktavianto juga menilai hibah Rp3,7 miliar belum ideal jika Kabupaten Lebak memasang target menjadi juara umum Porprov VII Banten.
“Cukup atau tidak bergantung pada target. Kalau menargetkan juara umum tentu akan sulit. Daerah lain seperti Tangerang Raya saja mendapat hibah hingga Rp35 miliar dan itu pun masih belum optimal,” pungkasnya.
Penulis : Mg-Aldo Marantika
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd