Beranda Politik Golkar Cilegon : Haram Munculkan Satu Nama Calon Wakil Walikota

Golkar Cilegon : Haram Munculkan Satu Nama Calon Wakil Walikota

420
0
Sekretaris DPD II partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas. (Foto : Gilang)

CILEGON – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Cilegon, Sutisna Abbas menyatakan semua partai koalisi yang mengusung pasangan Tb Iman Ariyadi-Edi Ariadi pada Pilkada 2015 silam mempunyai hak untuk mengusulkan kadernya menjadi Calon Wakil Walikota Cilegon.

Sehingga pihaknya tak kaget jika partai koalisi yang sebelumnya menyatakan diri memberikan dukungan kepada Ati Marliati menjadi Calon Wakil Walikota Cilegon tiba-tiba memunculkan kadernya untuk menjadi Calon Wakil Walikota.

“Semua Parpol koalisi itu punya peluang. Terkait parpol yang sebelumnya menyatakan dukungan ke Ibu Ati Marliati kemudian mengusung calon sendiri, itu sih sah-sah saja. Kan mungkin dalam rapat internal ada kader yang perlu diusung. Dari internal juga kan perlu diakomodir, karena partai juga perlu memperjuangkan aspirasi kadernya,” ujar Sutisna ditemui di Hotel The Royale Krakatau, Selasa (18/12/2018).

Namun demikian, kata dia, dalam perhelatan kursi Wakil Walikota Cilegon hanya akan ditentukan dua nama saja. “Sehingga berapapun Calon Wakil Walikota yang muncul akan disaring menjadi dua nama. Kita haramkan muncul satu nama. Bagaimana cara menyaringnya, tentu dengan komunikasi politik,” tandasnya.

Dia menyatakan sementara ini Partai Golkar telah mengusung Ati Marliati sebagai Calon Wakil Walikota Cilegon. Ati merupakan kakak kandung Walikota Cilegon Non Aktif Tb Iman Ariyadi yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cilegon.

“Golkar sementara ini terus komunikasi dengan semua Parpol, kita terus intens, jadi jangan kita komunikasi parpol itu karena hanya ada perlunya saja. Golkar itu menganut sistem bahwa siapa yang bersilahturahmi akan diperpanjang umurnya, umur apa? umur jabatannya,” ucapnya.

Meski sudah intensi berkomunikasi, kata dia, namun belum pada substansi kesepakatan. Sebab saat ini masih melihat perkembangan dan menunggu pelantikan Edi Ariadi menjadi Walikota Cilegon.

“Komunikasi politik sementara ini masih sekadar obrolan biasa, belum ada substansi. Substansi dimaksud yakni belum ada kesepakatan,” imbuhnya.

Diketahui bahwa Partai yang mengusulkan nama Calon Wakil Walikota Cilegon di antaranya Parta NasDem yang mengusung Erick Rebiin, PDI Perjuangan mengusung Reno Yanuar. Bahkan menurut kabar yang beredar PPP mengusung Sihabudin Syibli dan juga PKS mengusulkan lebih dari dua kader untuk Calon Wakil Walikota Cilegon. (Man/Red)