SERANG – Niat mencari jantung pisang malah mengejutkan bagi Juned (52), warga Kampung Tunjung Teja, Kabupaten Serang, yang mendadak menemukan sesosok mayat pria terbujur kaku di sebuah kebun samping Kantor KUA setempat, Sabtu (26/9/2026) pagi.
Juned sontak melaporkan temuan mayat tanpa identitas sekitar pukul 10.20 WIB itu kepada Ketua RT setempat sebelum polisi tiba mengamankan lokasi kejadian.
Jajaran Polsek Petir Polres Serang langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut.
Saksi Juned (52), pertama kali melihat jasad korban sekitar pukul 10.20 WIB ketika ia sedang mencari jantung pisang di sebuah kebun samping Kantor KUA Tunjung Teja. Begitu mendapati korban terbujur kaku, Juned segera memberi tahu Ketua RT setempat, Sahri (34), yang kemudian meneruskan kabar tersebut ke Polsek Petir.
Menerima laporan dari warga, Kapolsek Petir AKP Priyanto bersama regu piket bergegas menuju kebun tersebut untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung membentangkan garis polisi, menghimpun keterangan para saksi, dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi (Inafis) Polres Serang sebelum membawa jenazah ke RS Bhayangkara demi kepentingan visum medis.
Tim medis dan Inafis memastikan tidak melihat adanya tanda-tanda kekerasan ataupun luka lebam pada bagian luar tubuh pria malang tersebut. Korban yang diperkirakan berumur 50 tahun itu mengenakan kaus hitam dan celana pendek warna cokelat saat warga menemukannya.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan bahwa korban meninggal dunia karena sakit. Meski begitu, kami tetap menunggu pemeriksaan mendalam dari tim medis guna memastikan penyebab pasti kematiannya,” terang Kapolsek Petir AKP Priyanto.
Hingga kini, penyidik Polsek Petir terus menelusuri identitas korban dan memproses penanganan kasus sesuai prosedur operasional standar kepolisian.
Tim Redaksi
