Beranda Pemerintahan Gagal Juara MTQ Banten, Benyamin: Lebih Baik Juara 4 tapi Jujur

Gagal Juara MTQ Banten, Benyamin: Lebih Baik Juara 4 tapi Jujur

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie

TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menegaskan bahwa kejujuran harus tetap menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Karena itu, ia mengaku lebih memilih Kota Tangsel finis di peringkat keempat daripada meraih gelar juara dengan cara yang tidak bermartabat.

“Saya lebih baik kita mendapatkan juara empat tetapi kita bertanding atau mengikuti kegiatan tersebut dengan jujur dan beriman,” kata Benyamin saat memberikan sambutan pada acara pemberian penghargaan kepada kafilah MTQ Kota Tangsel di Aula Blandongan Puspemkot, Senin (27/7/2026).»

Pria yang akrab disapa Bang Ben itu mengatakan para peserta asal Tangsel tidak perlu meratapi hasil MTQ tingkat Provinsi Banten yang menempatkan daerahnya di posisi keempat.

Menurutnya, para qori dan qoriah justru telah menjadi pemenang karena mampu menjaga integritas selama mengikuti perlombaan.

“Sejatinya para peserta, para qori-qoriah, seluruh kafilah itu sudah menjadi juara. Karena berhasil mengalahkan hawa nafsunya sendiri melihat kondisi situasi yang berlangsung pada waktu itu,” ujarnya.»

Benyamin mengaku telah menerima laporan mengenai pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten. Namun, menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi maupun mengubah kondisi yang terjadi selama perlombaan berlangsung.

“Melihat situasi yang tidak baik seperti itu, bukan kapasitas kita untuk kemudian mengintervensi atau mengubah keadaan pada saat itu. Sudah, itu bukan urusan kita. Kita tetap istiqamah menjalankan amanah-amanah, menjalankan MTQ sebagaimana yang diamanahkan,” jelasnya.»

Ia juga meminta para pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), pelatih, dan seluruh kafilah agar tidak terus larut memikirkan hasil perlombaan. Benyamin mengibaratkan kondisi tersebut seperti seseorang yang menjadi korban pencopetan.

“Sama juga ketika kita kecopetan. Ya sudah jangan dipikirin, biar itu urusannya sama Allah. Kita ikhlas saja, nanti juga diganti sama Allah,” katanya.»

Baca Juga :  Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan, Bupati Serang Pastikan Tindaklanjuti Catatan DPRD

Meski gagal mempertahankan gelar juara umum, Benyamin memastikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tetap akan menyelenggarakan MTQ tingkat kota. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan harus dipertahankan, sementara pola pembinaan akan diperluas agar tidak hanya berorientasi pada perlombaan.

Ia menginginkan para qori dan qoriah yang telah dibina tidak hanya berprestasi di arena MTQ, tetapi juga menjadi pembina Al-Qur’an di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Tangsel, lanjutnya, akan mendukung pola pembinaan tersebut melalui LPTQ.

“Polanya, ke atas kita dapat, ke bawah kita juga dapat. Nanti kita diskusikan teknisnya,” ujar Benyamin.»

Menurutnya, pembinaan ke depan harus mampu memperluas syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Prestasi tetap menjadi target, namun bukan satu-satunya tujuan.

“Tetap kita raih prestasi di mana pun. Bahwa nanti hasilnya juara satu, juara lima, atau tidak juara sekalipun tidak ada masalah. Tapi tetap kita harus tampil dengan kualitas yang terbaik,” tandasnya.»

Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo