Beranda Uncategorized Enam Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang

Enam Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang

Edi Muadi, anggota tim seleksi Partai Golkar. (Dwi Muksin Yulianto/bantennews)

TANGERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang telah menutup tahapan calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang pada Kamis (13/8/2026). Penjaringan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan legislatif sepeninggal mendiang Rusdi Alam.

Anggota Tim Seleksi Partai Golkar Kota Tangerang, Edi Muadi, mengonfirmasi bahwa pendaftaran yang dibuka sejak 11 hingga 13 Agustus 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para kader. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dari internal partai untuk memastikan kelancaran roda pemerintahan dan fungsi legislasi di Kota Tangerang.

“Tentu ini respons positif bagi kami, tim seleksi, bahwa peran dan kontribusi para anggota Dewan Partai Golkar dalam menyelesaikan masalah terkait lowongan Ketua DPRD itu cukup positif. Alhamdulillah, dari keenam calon tersebut telah memenuhi persyaratan,” ujar Edi Muadi kepada wartawan di kantor DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Kamis sore (13/8/2026).

Ia menuturkan, sebanyak enam nama kandidat yang telah resmi mendaftar dan menyerahkan berkas adalah Kosasih, Mustofa Kamaludin, Samzuni, Jamaluddin, Saiful Milah, dan Sopyani. Seluruh pendaftar tersebut merupakan tokoh politik senior yang dinilai memiliki jam terbang serta jejak panjang, baik dalam struktur kepengurusan Partai Golkar maupun kiprahnya di kursi legislatif.

Setelah pendaftaran ditutup, tim seleksi tidak serta-merta langsung menunjuk satu nama. Tahapan krusial berikutnya adalah proses verifikasi ketat terhadap rekam jejak, kapasitas, dan kapabilitas masing-masing kandidat. Menurut Edi, posisi pimpinan Dewan membutuhkan sosok yang memiliki kecakapan komunikasi tingkat tinggi guna menjaga sinergi kinerja.

“Yang terpenting bagi kami, tim seleksi ini, adalah bagaimana kita menemukan, mampu menjaring seorang Ketua DPRD yang nantinya mampu membangun koordinasi antara legislatif dan eksekutif dalam konteks kepemimpinan Wali Kota Sachrudin, sekaligus juga mampu menerjemahkan nanti kepentingan partai di dalam proses kepemimpinannya,” papar Edi.

Baca Juga :  Hasil Pemilihan Wakil Walikota Cilegon, Ati Marliati 28 Suara, Reno Yanuar 6 Suara

Selain kemampuan manajerial, kapasitas kepemimpinan juga menjadi titik tolak penilaian utama. Edi menegaskan, sosok yang akan menyetujui kelak memiliki tantangan dan beban moral untuk menyamai atau bahkan melampaui standar kinerja almarhum Rusdi Alam yang telah mendedikasikan dirinya untuk pembangunan Kota Tangerang.

“Bagaimana seorang Ketua DPRD harapannya jauh lebih baik dari almarhum Ketua DPRD yang telah berjasa dalam memimpin DPRD Kota Tangerang. Ke depan kita berharap ketemu yang jauh lebih baik,” tambahnya.

Seluruh hasil verifikasi dari keenam kandidat ini akan dibahas secara komprehensif dalam forum yang lebih tinggi. Tim pemilihan jadwal pelaksanaan Rapat Pleno secara tentatif pada tanggal 21 Agustus 2026. Keputusan forum ini juga mewajibkan kehadiran perwakilan resmi dari DPD Partai Golkar tingkat Provinsi Banten.

Dalam pleno tersebut, partai berlambang pohon beringin ini akan menyaring nama-nama yang ada untuk kemudian diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). “Kami tentu akan merekomendasikan minimal tiga yang terbaik ya, rekomendasi ke pusat,” ujar Edi.

Penulis : Mg-Dwi Muksin Yulianto

Editor : TB Ahmad Fauzi