TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mencoret rencana pengadaan LED videotron senilai Rp1,15 miliar yang sebelumnya masuk dalam APBD 2026.
Anggaran tersebut diputuskan untuk dialihkan guna memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang dinilai lebih mendesak.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengatakan rencana pengadaan videotron telah dikaji ulang setelah Pemerintah Kota Tangerang mendorong efisiensi belanja daerah.
“Itu dikaji ulang, enggak jadi. Itu kan baru perencanaan. Iya, sudah dikaji ulang,” kata Dini saat ditemui di kawasan GOR Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), pagu pengadaan videotron tersebut mencapai Rp1.156.378.580. Dinkes semula menjadwalkan pelaksanaan kontrak pada Oktober hingga Desember 2026.
Namun, Dini menegaskan rencana tersebut belum memasuki tahap lelang maupun pelaksanaan pengadaan. Dengan demikian, pihaknya masih memiliki ruang untuk membatalkan dan mengalihkan anggaran tersebut.
“Kita sedang efisiensi. Tadinya untuk pengembangan, untuk promosi kesehatan, tetapi ada kebutuhan lain maka itu di-review, dikaji ulang kembali. Dialihkan kepada kebutuhan lain yang lebih penting,” ujarnya.
Menurut Dini, kebutuhan pelayanan kesehatan tingkat pertama dinilai lebih mendesak dibandingkan pengadaan perangkat untuk mendukung kegiatan promosi kesehatan.
Karena itu, anggaran lebih dari Rp1 miliar tersebut akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan program kesehatan yang bersifat esensial dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dini juga membantah pencoretan rencana pengadaan videotron tersebut berkaitan dengan polemik pengadaan videotron di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Ia menegaskan, kedua rencana pengadaan tersebut memiliki konteks yang berbeda. Dinkes Kota Tangerang, kata dia, hanya merencanakan pembelian perangkat elektronik dan bukan pembangunan konstruksi atau infrastruktur.
“Oh enggak, enggak. Beda substansi. Kalau provinsi kan itu ada pembangunan segala ya. Kalau kami hanya pembelian saja, pengadaan. Memang itu hasil kajiannya karena kita sedang efisiensi,” tegasnya.
Keputusan Dinkes Kota Tangerang mencoret pengadaan videotron tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memangkas belanja yang dinilai belum menjadi prioritas.
Anggaran sebesar Rp1,15 miliar itu selanjutnya akan dialihkan untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan yang dianggap lebih mendesak bagi masyarakat.
Penulis: Mg-Dwi Muksin Yulianto
Editor: Tb Moch. Ibnu Rushd
