
TANGSEL — Dua unit ruko di kawasan Plaza Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dilalap si jago merah pada Rabu (22/7/2026) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.12 WIB itu diduga bermula dari sebuah toko kue sebelum merembet ke ruko di sebelahnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan yang terbakar tampak hangus. Garis polisi telah dipasang mengelilingi area kejadian. Sejumlah mobil pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan, sementara warga memadati area sekitar. Sebagian warga bahkan menyaksikan insiden tersebut dari atas Flyover Ciputat.
Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Bambang Askar Sodiq, mengatakan penanganan kebakaran dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah daerah, hingga Pramuka.
“Kami berkolaborasi mengamankan situasi terkait peristiwa kebakaran di Pasar Ciputat pada hari ini sekitar pukul 19.12 WIB. Informasi awal, api berasal dari sebuah ruko kue yang berada di sisi selatan,” kata Bambang di lokasi.
Menurut Bambang, berkat koordinasi seluruh petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit. Proses pengamanan dan penanganan lokasi kemudian diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit.
“Alhamdulillah yang paling penting tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi belum dapat menyimpulkan sumber api sebelum dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara ilmiah.
“Sementara masih dalam proses penyelidikan. Kita tidak bisa berandai-andai. Nanti akan dilakukan penyelidikan secara ilmiah untuk mengetahui awal mula api berasal,” katanya.
Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, polisi langsung mengamankan lokasi dan memasang garis polisi agar masyarakat tidak memasuki area kebakaran yang masih berpotensi membahayakan, termasuk kemungkinan adanya aliran listrik yang belum dipastikan aman.
“Tujuan pemasangan police line adalah mengamankan status quo agar area TKP tidak dimasuki masyarakat. Kami juga mengamankan objek dan barang-barang di lokasi agar tidak terjadi peristiwa lain yang tidak diinginkan,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, kebakaran menghanguskan satu toko kue dan berdampak pada satu ruko lainnya yang merupakan toko emas. Namun, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
“Sementara ada dua ruko yang terdampak. Untuk nilai kerugian belum bisa kami sampaikan karena masih dilakukan validasi data,” pungkasnya.
Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo