Beranda Hukum Dua Pengedar Sabu di Pandeglang Diciduk Polisi

Dua Pengedar Sabu di Pandeglang Diciduk Polisi

Ilustrasi - foto istimewa tribunnews.com

PANDEGLANG – Dua orang pengedar narkoba jenis sabu berinisial TS (44) dan AB (36) warga Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten diciduk polisi saat akan bertransaksi.

Kasat Narkoba Polres Pandeglang, AKP Akhmad Dheny mengungkapkan, para tersangka ditangkap pada Sabtu (3/10/2020) lalu sekitar jam 22.40 WIB di pinggir jalan tepatnya di Kampung Cikoromoy Lembur, Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk Kabupaten Pandeglang.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 3 paket sabu seberat 0,68 gram, 2 buah handphone, plastik klip bening, 3 buah potongan sedotan, dan 1 buah pipa kaca bekas pakai sabu.

“Awalnya kami mengamankan tersangka TS berikut barang bukti sabu, dari hasil interogasi TS mengaku mendapatkan sabu tersebut dari AB dan kemudian dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap tersangka AB di kediamannya,” jelas Dheny, Rabu (7/10/2020).

Dari hasil keterangan kedua tersangka diketahui bahwa keduanya sudah menjalankan bisnis haram ini selama 5 bulan sejak Mei 2020 silam. Tersangka mendapatkan keuntungan yang berbeda setiap kali melakukan penjualan.

“Untuk tersangka AB mendapatkan keuntungan sebesar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu dari menjual sabu perpaketnya, sedangkan untuk tersangka TS biasanya diberikan uang sebesar Rp50 ribu sampai R100 ribu oleh AB setiap disuruh untuk menjual sabu,” bebernya.

Kata Dheny, tersangka AB mengaku mendapatkan sabu tersebut dari pelaku Tompel yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pandeglang.

“Selain mendapatkan uang, biasanya kedua tersangka ini mengambil sedikit sabu dari setiap paketnya untuk mereka gunakan berdua,” ucapnya.

Kedua tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1), Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Med/Red)