Beranda Pemerintahan DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Betonisasi Jalan

DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Betonisasi Jalan

Beberapa pelajar asik bermain basket di Alun-alun Timur Kota Serang. (Iyus/bantennews)

SERANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang memastikan pembangunan Alun-Alun senilai Rp48,5 miliar tidak mengganggu program infrastruktur prioritas, terutama betonisasi jalan dan pembangunan fasilitas pelayanan publik.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi menegaskan, pemerintah tetap menjalankan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat meski proyek alun-alun menyerap anggaran besar.

Menurut Iwan, pembangunan alun-alun memang memengaruhi penyesuaian alokasi anggaran infrastruktur. Namun, penyesuaian itu tidak sampai menghapus program-program penting.

“Pembangunan alun-alun memang berdampak pada alokasi anggaran infrastruktur lainnya. Tapi dampaknya tidak sampai menghilangkan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Iwan, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan, program betonisasi jalan di 17 titik di berbagai wilayah Kota Serang tetap berjalan. Program tersebut mendapat dukungan dari APBD Kota Serang, bantuan keuangan, serta program Pemerintah Provinsi Banten.

Dengan skema pembiayaan itu, proyek alun-alun tidak memberi dampak signifikan terhadap agenda pembangunan infrastruktur yang sudah dirancang.

Selain infrastruktur jalan, Pemkot Serang juga tetap fokus pada sektor pendidikan. DPUPR saat ini tengah merampungkan pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli mendatang.

Pemerintah juga terus membangun dan meninggikan bangunan SD Pamarican untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap mengganggu aktivitas belajar mengajar saat musim hujan.

“Memang ada penyesuaian anggaran, tetapi tidak sampai menghilangkan pembangunan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Iwan menambahkan, arah pembangunan Kota Serang saat ini sejalan dengan visi Wali Kota Serang yang menempatkan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama.

Setelah persoalan jalan tertangani secara bertahap lewat program betonisasi, Pemkot akan memperluas fokus pembangunan ke sektor pelayanan publik lainnya, seperti gedung kelurahan, sarana kesehatan, puskesmas, sekolah, dan fasilitas umum lain yang masih membutuhkan peningkatan.

Baca Juga :  MPP Pandeglang Diklaim Jadi Rujukan Puluhan Kabupaten dan Kota Terkait Pelayanan

Ia optimistis strategi pembangunan bertahap ini mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Kalau konsep pembangunan ini berjalan konsisten selama lima tahun, persoalan infrastruktur dasar di Kota Serang bisa diselesaikan bertahap. Setelah itu, pemerintah bisa lebih fokus meningkatkan layanan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya,” pungkasnya.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd