Beranda Pemerintahan DPRD Jajaki Pinjaman Rp4,121 Triliun Pemprov Banten dari PT SMI

DPRD Jajaki Pinjaman Rp4,121 Triliun Pemprov Banten dari PT SMI

1095
0
Ilustrasi - foto istimewa boombastis.com

SERANG – DPRD Banten dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) jajaki kemungkinan dana pinjaman sebesar Rp4,121 triliun dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan dimasukkan pada APBD Perubahan 2020 dan murni 2021.

Hal itu terungkap usai rapat antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan TAPD di Museum Negara eks Pendopo Lama Gubernur Banten, Alun-alun, Kota Serang, Rabu (5/8/2020).

Wakil Ketua DPRD Banten, M Nawa Said Dimiyati menjelaskan, pinjaman tersebut digunakan untuk pemulihan (recovery) ekonomi.





“Tadi kita menanyakan pinjaman Rp4,121 triliun itu untuk apa saja. Dan dijawab Sekda (Al Muktabar) untuk recovery. Apabila memang ada, akan dipakai untuk mendanai kegiatan yang bisa mendorong percepatan ekonomi baik infrastruktur, padat karya, pendidikan dan sebagainya. Dan (pinjaman) nggak ada bunga. Kemungkinan di (APBD) perubahan di-insert (masukan) ngga tahu (nilainya) berapa, terus sisanya (masuk) APBD 2021,” kata Nawa.

Nawa menegaskan, dana pinjaman itu tidak boleh digunakan untuk menambal APBD yang di-refocusing untuk penanganan Covid-19. “Ini untuk infrastruktur dan (pemulihan) ekonomi,” tegasnya.

Nawa mengaku, DPRD Banten menyetujui langkah Pemprov Banten mengajukan pinjaman ke PT. SMI selama sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Selama aturannya oke, kenapa tidak. Karena ini bagian dari mendorong masyarakat untuk memaksimalkan aktivitas ekonominya kembali. Dan kemungkinannya (aturan) yang digunakan bukan PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 56 tahun 2018 tentang pinjaman daerah, tapi (pakai) aturan baru,” katanya.

Sekretaris Daerah Banten, Al Muktabar membenarkan skema pinjaman akan dimasukkan pada APBD Perubahan 2020 dan APBD 2021.

“Perlu saya sampaikan, (pinjaman) ini akan menjadi dukungan untuk (APBD) perubahan 2020 dan murni 2021. Dan ini merupakan skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ada di daerah dan ini penting banget,” kata Muktabar yang juga Ketua TAPD Pemprov Banten.

(Mir/Red)