Beranda Budaya DPP TTKKDH Lantik Pengurus Baru, Siap Sinergi dengan Pemerintah

DPP TTKKDH Lantik Pengurus Baru, Siap Sinergi dengan Pemerintah

Suasana pelantikam pengurus DPD dan halal bihalal TTKDH se Indonesia. (Iyus/bantennews)

SERANG — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kesti TTKKDH melantik pengurus DPD Kabupaten Serang periode 2026–2031 sekaligus dirangkai dengan acara halalbihalal. Organisasi silat yang mengakar ratusan tahun ini menegaskan komitmen menjaga marwah organisasi dan mendukung penuh program pemerintah.

Pelantikan digelar di Sekretariat DPP Kesti TTKDH  Ciracas, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026).

Sekretaris Dewan Pembina DPP TTKKDH, Deden Apriandhi Hartawan menegaskan, Kesti TTKKDH bukan organisasi baru. Ia menyebut usia organisasi sudah ratusan tahun, jauh sebelum Indonesia berdiri, meski pencatatan formal baru muncul beberapa dekade terakhir.

“Sebagai organisasi tua yang bertahan di berbagai dinamika, TTKKDH harus menjadi partner pemerintah dan mendukung program pusat maupun daerah,” tegas Deden.

Ia juga menekankan sikap tegas terhadap anggota yang melanggar aturan.

“Kalau ada yang melenceng, pilihannya jelas keluar atau kami keluarkan,” ujarnya.

Deden mengingatkan seluruh anggota, khususnya pelatih silat, untuk menjaga norma agama dan etika.

“Kami instruksikan semua pelatih menjaga norma. TTKKDH berdiri di atas nilai keagamaan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Kesti TTKKDH, H Maman Suleman, langsung memimpin pelantikan pengurus baru DPD Kabupaten Serang. Ia menyebut kepengurusan baru akan memperkuat silaturahmi dan memperluas peran organisasi di bidang budaya.

Kepengurusan DPD Kabupaten Serang kini dipimpin Hajah Surihat sebagai ketua dan Tubagus Muslik sebagai wakil ketua.

Maman menegaskan TTKKDH menempatkan pelestarian budaya sebagai prioritas utama, khususnya seni silat tradisional. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah untuk memperkuat peran budaya dalam pembangunan.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk membangun bangsa melalui jalur budaya,” ujarnya.

Ia memastikan organisasi berjalan berdasarkan pedoman Pertale’an Cimande yang menjadi landasan moral dan aturan internal, sehingga anggota tidak menyimpang dari nilai-nilai organisasi.

Baca Juga :  Api Peperangan Membakar Banten

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah