Beranda Advertorial DPKPP Pandeglang Salurkan BSPS Sebanyak 2.519 Unit Rumah Tahun 2018

DPKPP Pandeglang Salurkan BSPS Sebanyak 2.519 Unit Rumah Tahun 2018

354
0
Bupati Pandeglang Irna Narulita melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.519 unit rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) selama tahun 2018. (Memed/bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.519 unit rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) selama tahun 2018.

BSPS tahun 2018 Pandeglang mendapatkan 2 sumber dana yakni dari APBD dan APBN. Untuk ABPD murni Kabupaten Pandeglang sebanyak 100 rumah untuk MBR, sedangkan sumber dana dari APBN itu dibagi menjadi 2 kategori yakni reguler dan strategis.

Kategori reguler dialikasikan sebanyak 1.333 unit rumah dan peruntukannya di kawasan-kawasan kumuh di Kabupaten Pandeglang. Sedangkan untuk kategori strategis sebanyak 1.100 unit rumah dan peruntukan untuk desa-desa tertinggal. Kategori strategis dibagi menjadi 2 kembali yakni kawasan strategis pariwisata nasional dan kawasan pedesaan tertinggal.

Petugas dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang memastikan penyaluran bantuan sesuai sasaran. 

“Fokus kami bagaimana mengentaskan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Dari APBD murni Pandeglang alokasinya 100 unit rumah dan realisasinya 86 unit rumah, sedangkan sisanya tidak memenuhi persyaratan BSPS. Jadi di kategori strategis ada yang mendapatkan bantuan Rp30 juta dan ada yang mendapatkan Rp15 juta. Itu semuanya sudah terrealisasi tidak ada yang dikembalikan,” kata Kasi Penyediaan Perumahan DPKPP Pandeglang Wawan Munawar, Jumat (21/12/2018).

Sementara itu, Sekretaris DPKPP Pandeglang, Didin Pahrudin nenyampaikan, program tersebut tidak akan berhasil jika tidak ada campur tangan dari Bupati Pandeglang Irna Narulita. Peran Bupati Irna dianggap sangat penting karena selain penentu kebijakan, juga sangat intensif berkomunikasi dengan pemerintah pusat.

Ia juga meminta pada masyarakat yang belum mendapatkan program BSPS untuk bersabar, karena Bupati Irna mengintruksikan agar semua warga yang layak memdapatkan bantuan untuk segera dimasukan pada program tersebut. Selain itu program itu juga akan terus berlanjut sampai semua rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni.

“Ada peran penting dari ibu bupati karena ini tidak akan ada bantuan dari pusat kalau bukan berkat bantuan bupati. Bupati menginginkan semua wilayah di Kabupaten Pandeglang desa dan keluarahannya mendapatkan bantuan BSPS, nanti kedepan yang belum mendapatkan pasti mendapatkan dan akan terus belanjut sampai tuntas,” tambahnya. (ADV)