Beranda Peristiwa Diterjang Ombak Besar, Nelayan Pandeglang Hilang di Perairan Binuangeun

Diterjang Ombak Besar, Nelayan Pandeglang Hilang di Perairan Binuangeun

Dua nelayan yang selamat dan berhasil dievakuasi petugas - foto istimewa

PANDEGLANG – Kapal KM Sidas asal Kecamatan Binuangeun, Kabupaten Pandeglang mengalami kecelakaan di Perairan Binuangeun, Kabupaten Pandeglang. Tiga dari empat nelayan ditemukan selamat. Satu nelayan lain masih dalam pencarian.

Tiga nelayan yang selamat yakni Idris (50), Edi (27) dan Arifin (45). Sedangkan nelayan yang masih dalam pencarian atas nama Asep Maulana (25) belum diketahui keberadaannya.

Humas Basarnas Banten, Suwarsirto menyampaikan, kecelakaan laut itu terjadi pada Kamis 14 Mei 2020. Dia menceritakan, awalnya ke empat nelayan ini pergi melaut di perairan Binuangeun.

Pada saat di tengah laut, ketiga nelayan yakni Edi, Arifin dan Asep Maulana pergi ke tengah namun tiba-tiba kapalnya terbalik diterjang ombak. Sedangkan Idris nelayan yang pertama ditemukan selamat saat kejadian menunggu rekannya di dekat Pulau Deli.

“Pak Idris ini juga kena gelombang tapi dia ditemukan oleh kapal dari Sibolga akhirnya dia dibawa ke Binuangeun,” beber pria yang akrab disapa Sito ini, Sabtu (16/5/2020).

Sito melanjutkan, setelah Idris ditemukan dua rekannya yakni Edi dan Arifin juga ditemukan selama selamat oleh kapal nelayan asal Cilacap dan dibawa ke Markas Polair Pelabuhan Ratu.

“Yang dua orang ini kena gelombang dan ditemukan oleh kapal dari Cilacap yang sedang berlabuh, keduanya akhirnya di bawa ke Polair Pelabuhan Ratu, sekarang ada di Pelabuhan Ratu tapi yang satu ini terombang-ambing entah kemana ini,” katanya.

Sesuai SOP Basarnas pencarian akan dilakukan selama 7 hari ke depan dengan fokus pencarian sekitar 5 mil ke arah barat dari lokasi pertama kecelakaan.

“Paling kalau dia masih hidup berenang dan menyelamatkan diri ke Pulau Deli itu, tapi agak susah juga karena sudah gak ada pulau juga. Untuk gelombang perkiraan itu 2-3 meter, sebenarnya berbahaya kalau untuk melaut,” jelasnya.

(Med/Red)