
PANDEGLANG – Sebuah truk pengangkut triplek gipsum bernomor polisi B 9089 CQC mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Bangangah, Kampung Lebak Situ, Desa Banjarwangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.
Truk yang dikemudikan Syafriadi bersama kernetnya, Sumardi, mengangkut muatan triplek gipsum dari Pasar Kemis, Tangerang menuju Labuan.
Kecelakaan bermula saat truk melintasi jalur menurun di kawasan Bangangah. Syafriadi yang baru pertama kali melewati jalur tersebut mendadak panik ketika sistem pengereman tidak berfungsi.
Ia berusaha mengendalikan kendaraan, namun kondisi jalan yang menurun membuat laju truk sulit dikontrol.
“Awalnya aman dari pabrik. Di lokasi jalannya banyak turunan. Turunan pertama aman, tapi pas turunan kedua tiba-tiba rem blong,” kata Syafriadi.
Melihat situasi semakin berbahaya, Syafriadi memutuskan membanting setir ke kanan untuk menghindari kendaraan di depannya. Namun manuver itu membuat truk menghantam tiga warung dan satu sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.
Menurut Syafriadi, keputusan membanting setir diambil karena ada mobil Grand Max di depannya yang melaju pelan dan tidak memberi jalan meski sudah berkali-kali diklakson.
“Di depan ada Grand Max jalannya pelan. Sudah diklakson tapi tidak minggir, jadi saya banting ke kanan karena jalan juga sedang sepi,” ujarnya.
Beruntung, pemilik sepeda motor yang ikut tertabrak tidak berada di dekat kendaraan saat kejadian.
Syafriadi mengaku baru pertama kali melintas di jalur tersebut dan memilih rute itu karena mengikuti panduan Google Maps.
Ia juga mengapresiasi respons cepat warga sekitar yang langsung membantu proses evakuasi usai kecelakaan.
“Saya baru pertama lewat sini, belum tahu medan. Saya ikut Google Maps. Saya sempat kejepit, tapi warga langsung bantu dan menolong,” katanya.
Meski kecelakaan menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan dan tiga warung, insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Syafriadi hanya mengalami luka ringan berupa bengkak di tangan kanan, lutut, dan luka di bagian telinga.
Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Senna Indiarto Rajasa Putra, membenarkan insiden tersebut. Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Pandeglang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
“Masih tahap penyelidikan. Ini kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil,” ujarnya.
Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd