Beranda Politik Dibandingkan DPT Pilgub, DPS Pemilu di Pandeglang Mengalami Penurunan

Dibandingkan DPT Pilgub, DPS Pemilu di Pandeglang Mengalami Penurunan

208
0
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja'i

PANDEGLANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Suja’i menyampaikan, saat ini Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Umum (DPS) Pemilu di Pandeglang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2017.

Dari data yang dimiliki KPU Pandeglang, DPT pada saat Pilgub 2017 untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 920.320 pemilih, sedangkan untuk DPS Pemilu 2019 berjumlah 898.315, artinya berkurang sebanyak 22.005 pemilih.

Dia menjelaskan, penurunan tersebut dikarenakan beberapa faktor diantaranya banyak warga Pandeglang yang pindah tempat tinggal dan warga tercatat lebih dari satu kali.

“Jadi berkurangnya dari DPT Pilgub ke DPS Pemilu salah satunya karena banyak warga masyarakat yang pindah tempat tinggal, ada yang meninggal, banyak juga masyarakat yang pada saat Pilgub ternyata banyak pemilihnya yang tercatat lebih dari satu kali. Begitu sebetulnya, yang lebih pastinya nanti saat penetapan DPT,” jelas Ahmad Suja’i, Selasa (10/7/2018).

Namun kata Suja’i, untuk lebih jelasnya apakah ada penurunan pemilih atau tidak akan diketahui setelah penetapan DPT nanti, karena pada saat ini KPU masih melakukan penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

“Belum bisa diprediksi bertambah atau berkurang dari jumlah DPS yang sudah ditetapkan, karena saat ini masih dalam proses penyusunan DPS hasil perbaikan jadi belum proses DPT masih tahap DPSHP. Ditanggal 22 Juli 2018 kami baru menetapkan DPSHP setelah itu baru uji publik lagi nanti baru penetapan DPT,” pungkasnya.

Lebih lanjut Suja’i mengatakan, kendala yang dialami KPU Pandeglang selama penyusunan DPS terletak pada Sistem Daftar Pemilih (Sidalih), dirinya hanya menyarankan kepada operator untuk memilih waktu yang tetap ketika input data.

“Kalau dipenyusunan DPS sebetulnya masalah di Sistem Daftar Pemilih (Sidalih), kadang pada saat proses upload data jaringan kadang ada masalah, atau misalkan server karena terlalu banyak yang masuk akhirnya ada persoalan hal teknis. Jadi operator intinya harus pandai-pandai mencari waktu yang tepat, di jam sekian itu tidak terlalu banyak data yang masuk di wilayah lain itu saja,” imbuhnya. (Med/Red)