Beranda Pemerintahan Dewan Sarankan Proyek Pelabuhan Warnasari Dihentikan, Asda I: Kita Perjuangkan Sampai Titik...

Dewan Sarankan Proyek Pelabuhan Warnasari Dihentikan, Asda I: Kita Perjuangkan Sampai Titik Darah Penghabisan

Areal pantai lahan Warnasari (gilang)

CILEGON – Anggota DPRD Kota Cilegon menyarankan agar progres pembangunan Pelabuhan Warnasari dihentikan. Ini dikarenakan pelabuhan yang diklaim bakal mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Baja itu menyalahi aturan yang telah ditetapkan.

Sehingga tidak perlu lagi dilanjutkan. Sebab dikhawatirkan akan bertentangan dengan hukum.

“Saya sudah sampaikan ke Plt Walikota, Sekda dan Asda III untuk tidak dilanjutkan Pembangunan Pelabuhan Warnasari. Karena sudah jelas aturan Permenhub menyatakan perairan menjadi kewenangan pusat. Daerah hanya bermain di daratan,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh, Jumat (29/6/2018).

Dikatakan Rahmatulloh, sampai saat ini progres pembangunan Pelabuhan Warnasari tak jelas. Bahkan program yang disampaikan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) ke DPRD khususnya Komisi III tak jelas dan tak sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Program dari PT PCM apa yang disampaikan pada DPRD dan Komisi III tidak jelas dan tidak sesuai dengan RPJMD 2016-2021 mulai dari penganggaran, rencana kegiatan FS/DED, sampai pada hasil maupun dividen. Tidak ada kemajuan progres dar hasil penggunaan anggaran Rp98,5 miliar,” ujar Rahmatulloh.

Menanggapi hal tersebut, Asda I Setda Kota Cilegon, Taufiqurrohman menyatakan tak sepakat proyek Pelabuhan Warnasari dihentikan. Kata dia, pihaknya akan terus memperjuangkan Pelabuhan Warnasari hingga rampung.

“Tidak ada kata berhenti. Kita akan perjuangkan sampai titik darah penghabisan,” ucapnya.

Dia menyatakan bahwa Pelabuhan Warnasari adalah cita-cita masyarakat Kota Cilegon. Sehingga harus terwujud. Apalagi Pelabuhan Warnasari sudah masuk RPJMD 2016-2021. Sehingga harus dipertanggungjawabkan.

“Kalau diberhentikan bagaimana mempertanggungjawabkan RPJMD-nya?. Harus direvisi dong, makan waktu panjang lagi,” katanya.

Dikatakan, sampai detik ini Pemkot Cilegon dan PT PCM terus berupaya menempuh proses pembangunan Pelabuhan Warnasari. Kata dia, memang dalam prosesnya menemui hambatan.

“Memang ada hambatan dalam prosesnya, tapi kan terus kita tempuh. Kita tidak menyerah begitu saja. Kita terus upayakan. Memang prosesnya tidak mudah,” katanya. (Man/Red)