Beranda Advertorial Dewan Dorong Pemkot Tingkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana Perpusda Kota Serang

Dewan Dorong Pemkot Tingkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana Perpusda Kota Serang

296
0
Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggraan Perpustakaan di Ruang Aspirasi DPRD Kota Serang, Senin (14/1/2019).

SERANG – Keberadaan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Serang sampai saat ini masih tertinggal bila dibandingkan dengan perpustakaan daerah lain.

Akan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas perpustakaan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Serang, Uhen Zuhaeni mengungkapkan bahwa hasil kunjungan ke beberapa daerah yang sudah memiliki perpustakaan kondisinya jauh lebih baik dibandingkan dengan perpustakaan daerah yang dimiliki Pemerintah Kota Serang.

Selain sarana dan prasarana yang memadai perpustakaan di daerah lain juga memiliki jumlah pustakawan yang cukup.

“Masih jauh dibandingkan dengan perpusda Depok dan Banjarmasin,” kata Uhen usai rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Perpustakaan di Ruang Aspirasi DPRD Kota Serang, Senin (14/1/2019).

Uhen menyatakan bahwa bila dibandingkan dengan perpustakaan daerah lain yang sudah maju, Perpusda Kota Serang masih sangat minimalis. Selain kekurangan jumlah pustakawan, Perpusda Kota Serang juga sangat sedikit jumlah koleksi bukunya.

Padahal, Perpustakaan Nasional menyatakan siap memberikan bantuan buku dalam jumlah besar. Hanya saja masalahnya tidak ada lagi tempat yang bisa digunakan untuk menyimpan buku di perpustakaan Kota Serang. “Bahkan Perpustakaan Nasional siap memberikan aplikasi e-book supaya orang bisa membaca buku di ponsel,” kata politisi PPP ini.

Uhen mengungkapkan bahwa dalam hal administrasi Perpustakaan Depok lebih maju karena sudah memiliki buku elektronik (e-book) yang bisa dipinjam secara daring. Selain itu proses pembuatan kartu anggota perpustakaan tersebut juga lebih mudah dan cepat. Hanya dengan menyerahkan salinan KTP atau kartu mahasiswa dalam waktu lima menit kartu sudah tercetak. “Nah kalau di kita ini kartu anggota saja masih manual,” ucapnya.

Ke depan, kata Uhen, Perpustakaan Kota Serang harus mencontoh perpustakaan-perpustakaan di daerah yang lebih maju itu. Perpustakaan harus melengkapi fasilitas tidak hanya ruangan dan buku melainkan juga memiliki home theater dan fasilitas lain. Ruang perpustakaan juga harus dibuat agar aman dan nyaman sehingga pengunjung betah berlama-lama berada di perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Edinata mengakui masih banyak yang harus diperbaiki di perpusda Kota Serang. Karena itu dengan adanya finalisasi raperda yang sebentar lagi akan disahkan menjadi perda diharapkan ke depan perpusda bisa lebih berkembang.

Pasalnya selama ini gerak perpusda belum maksimal karena belum ada perda yang menaungi. Dengan adanya perda nanti maka akan ada dasar hukum khususnya dalam pendanaan dan lainnya. “Kalau ada perda maka pendanaan akan segera,” ujarnya.

Edinata mengatakan bahwa saat ini anggaran yang dimiliki perpusda hanya Rp2,4 miliar. Anggaran ini jauh di bawah anggaran OPD lain di Kota Serang. Padahal usulan anggaran yang disampaikan saat itu mencapai Rp8 miliar. “Gedung juga belum punya kita karena masih nyatu dengan OPD lain,” ucapnya. (Adv/Dhe/Red)